Menampilkan postingan dengan label HUKUMTunjukkan semua
Refly Harun Nilai UU HPP Menguntungkan Konglomerat
Narasi Radikal-Ekstremis-Teroris Picu Persekusi, LBH Pelita Umat: Negara Harus Hentikan! Jika Tidak, maka...
Kontradiktif Sexual Consent dalam Permendikbud 30 dan Coach Poligami
Pernyataan Menag Bikin Gaduh, Ketua IKAMI: Ada Hukumnya
Ahli Hukum Pidana: Penerapan Hukum Tidak Boleh Berat Sebelah
Tagar Bubarkan MUI Trending, Prof. Suteki: Tidak Beralasan secara Hukum
Dianggap Berpotensi Legalkan Seks Bebas, LBH PU: Permendikbud Ristek Semestinya Dicabut
Presiden Asosiasi Ahli Pidana: Semestinya Presiden Mencopot Menag
Banyak Aktivis Jadi Korban Arogansi, LBH Pelita Umat Peringatkan Akan Menyeret Pelakunya ke Pangadilan
Menag Yaqut Sebut Khilafah Bencana, Ketua KPAU: Ini Memenuhi Unsur Pidana Penodaan Agama
Minta Keadilan Kasus KM 50, Aziz Yanuar: Pengadilan Dagelan
Ajak Lawyer Menonton JKdN II, Ketua LBH Pelita Umat: Khilafah Tidak Dapat Dipisahkan dari Nusantara
IJM: Polisi Seharusnya Lebih Transparan
Praktisi Hukum: Ada Kooptasi Pesantren sebagai Lahan Industri
Ramzi Nasser: Nasionalisme Bukan Cara Pandang Islam
IMLC, UIY: Jadilah Ansharullah!
Genosida Muslim Rohingya Dianggap Abdur Rafay paling Brutal
IMLC, Abu Dawud: UU Internasional Digunakan Negara Kolonial untuk Menguatkan Hegemoni
IMLC, Abdur Rafay: Inilah Khilafah yang Mampu Akhiri Genosida Brutal terhadap Muslim Rohingya
IMLC, UIY Sampaikan Tiga Poin Penting Umat Butuh Khilafah