Siap Bela Guru yang Akan Dipecat, LBH Pelita Umat Sayangkan Pernyataan Ganjar Pranowo

TintaSiyasi.com -- Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pelita Umat Chandra Purna Irawan, S.H., M.H. menyayangkan pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang akan memecat guru yang diduga memarahi siswi Muslimah yang tidak menutup auratnya ketika bersekolah dan ia siap membela guru tersebut. 

"Pejabat wajib menahan diri untuk mengeluarkan kebijakan dan tindakan kepada guru tersebut, posisi guru adalah sebagai pendidik dan pengajar, sehingga wajar jika guru tersebut menasihati anak didik atau anak ajarnya . Selama tindakan guru tersebut bernilai itikad baik untuk mendidik dan mengajar sepatutnya kita hargai," katanya kepada TintaSiyasi.com, Senin, 14 November 2022.

Ia mengatakan, LBH Pelita Umat sebagai pembela publik yang memfokuskan kepada pembelaan terhadap ajaran Islam dan kriminalisasi kepada umat Islam yang berupaya menyampaikan ajaran Islam. 

"Insyaallah kami bersedia melakukan pembelaan terhadap guru tersebut. Bahwa pejabat semestinya mengeluarkan pernyataan tidak bernada tekanan dan ancaman, karena pernyataan tersebut akan diikuti oleh pejabat yang berada dibawahnya untuk melakukan kebijakan dan tindakan. Sepatutnya mengeluarkan pernyataan yang mengayomi dan bersikap negarawan," imbuhnya.

Ia menjelaskan, perlu diketahui UUD 1945 memberikan jaminan, perlindungan untuk memeluk agama dan beribadat menurut agamanya dan menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan agamanya Pasal 28E ayat (1) Jo Pasal 29 ayat (1) dan (2). Berdasarkan prinsip non-derogability yaitu negara tidak boleh mengurangi kebebasan beragama atau berkeyakinan dalam keadaan apa pun.

Ia mengeluarkan tanggapan tersebut, ketika mendapat kabar dari website kantor berita yang memberitakan terkait Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah mengusut kasus Guru SMA Negeri 1 Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Suwarno (54) yang memarahi siswi kelas X, S (15) gegara tak berjilbab. Ganjar pastikan pihaknya mengawasi kasus tersebut. "Gurunya kita minta untuk tanda tangan pernyataan tidak akan mengulang, kalau mengulang tak pecat," tegas Ganjar.[] Rina 


Posting Komentar

0 Komentar