Inilah Penyebab Utama Situs Judi Online Marak



TintaSiyasi.com -- Menyikapi maraknya situs judi online atau porno, Direktur Tahreera Institute Luky B Rouf mengungkapkan penyebab utamanya.

"Adapun penyebab utama, bisa juga dipilah jadi dua, yakni dari sisi person dan dari sisi sistem. Kalau dari sisi person penyebab utamanya adalah faktor keimanan yang menyebabkan seseorang tergoda untuk ikut judi online, mulai dari end usser, penyedia jasanya, pembuat web-nya, dan lain-lain," ungkapnya kepada TintaSiyasi.com, Senin, 5 September 2022.

Menurut Kang Luky sapaan akrabnya, kalau imannya beres, maka akan muncul rasa takut untuk melanggar larangan berjudi. Sebaliknya, jika keimanannya kokoh, maka bisa sampai pada level mengajak orang untuk meninggalkan judi, dengan cara dakwah. 

"Lalu, penyebab yang tak kalah serius adalah sistem hukum yang diterapkan di negeri ini. Bagaimana judi online bisa diberantas, jika hukum masih tebang pilih. Apalagi jika menyangkut pejabat tingkat atas, maka hukum jadi tumpul. Hal tersebut bukan lagi rahasia, maka jika sistem hukum masih seperti itu, mustahil perjudian online maupun offline bisa diberantas," paparnya.   

Kang Luky melanjutkan, kalau ditanyakan penyebab mungkin bisa disebut penyebab utama, dan penyebab cabang. "Penyebab cabangnya tentu banyak, di antaranya karena situs atau internet sifatnya terbuka, artinya semua atau siapa saja bisa membuat situs judi online, baik dari dalam dan luar negeri," katanya.

"Bisa juga penyebabnya karena ada suplay and demand, artinya kalau ada penawaran alias promosi, maka para calon customer yang bisa jadi awalnya tidak tertarik, jadi tertarik untuk ikutan judi online. Sebaliknya juga, kalau ada permintaan yang banyak maka makin banyak pula yang memberikan penawaran. Dan masih banyak lagi, sebab-sebab cabangnya yang lain," katanya.

Menjawab cara pemberantasannya, maka Kang Luky mengajak kembali ke penyebab utama tadi, yakni diselesaikan dari dua sisi. Pertama, sisi person, harus dibuat suasana keimanan yang kondusif. "Harus diciptakan sistem agar keimanan tetap terjaga, sehingga bukan hanya sarana perjudian yang dibabat habis, tetapi juga sarana-prasarana kemaksiatan yang lain juga kudu dibabat habis. Karena percuma, perjudian online diberantas, kalau kemaksiatan yang lain atau fasilitasnya tetap ada," jelasnya.

Kedua, sisi sistem hukum hanya hukum yang dibuat oleh Allah yang bisa menuntaskan semua problematika manusia di dunia ini. "Jadi, sebenarnya Allah sudah menurunkan aturan atau hukum-hukumnya kepada manusia, agar manusia hidupnya tenang, sejahtera penuh rahmat. Jika manusia taat maka problematika manusia bisa teratasi, salah satunya problem perjudian. Tetapi karena hukum yang diterapkan saat ini bukan dari Allah, maka berharap dari hukum buatan manusia, hanya pengharapan yang sia-sia," pungkasnya.[] Hengki/Ika Mawarningtyas 

Posting Komentar

0 Komentar