UIY: Negara Ini Sedang Menuju kepada Negara Kekuasaan


TintaSiyasi.com -- Cendekiawan Muslim Ustaz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) menyatakan, negeri Indonesia sedang menuju kepada negara kekuasaan.

"Negara ini sedang menuju kepada negara kekuasaan, sudah bukan lagi negara hukum," bebernya di acara Forum  Grup Diskusi (FGD) 41: Outlook 2022, Kriminalisasi Ulama dan Liberalisasi Sosial Budaya yang disiarkan secara live via YouTube Pusat Kajian dan Analisis Data, Sabtu (8/01/2022).

UIY mengungkap bahwa hukum telah di design untuk kepentingan penguasa.

"Ketika negara kekuasaan yang terjadi, hukum itu mengabdi kepada kekuasaan. Bukan kekuasaan yang mengikut kepada hukum," ungkapnya.

Ia menyebut ketika terjadi keputusan hukum yang bertentangan dengan kepentingan penguasa kemudian ditolak. Sebaliknya jika ada keputusan hukum yang sesuai dengan selera penguasa maka dijalankan.

"Contohnya seperti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap omnibuslaw. Kalau secara prosedural dikatakan tidak konstitusional, harusnya isinya tidak boleh berlaku. Tapi faktanya berlaku dan anehnya tidak boleh digugat," ungkapnya.

Ia melanjutkan penuturannya sebaliknya jika omnibuslaw tidak boleh digugat mengapa boleh berlaku. Jadi menurutnya negara ini sudah sangat absurd.

"Teori-teori tentang hukum, teori-teori tentang kebenaran sudah tidak berlaku," jelasnya.

Terakhir ia menegaskan bahwa kondisi tersebut di atas sudah sangat mengerikan menurut bahasa hati nurani.

"Tapi sayangnya akal sehat dan nurani sudah tumpul, sehingga hal tersebut berjalan tanpa kendali. Semuanya dibenarkan oleh penguasa, yang bertentangan dengan penguasa itu salah, yang sesuai dengan penguasa itu menjadi benar," pungkasnya.[] Heni Trinawati

Posting Komentar

0 Komentar