Tanggapi Pernyataan Ferdinand Hutahaean, LBH PU: Dapat Dikategorikan Tindak Pidana Pasal 156a KUHP


TintaSiyasi.com -- Menanggapai Pernyataan Ferdinand Hutahean yang menyatakan "kasihan sekali Allamu ternyata lemah harus dibela", Ketua LBH Pelita Umat (LBH PU) Chandra Purna Irawan.,S.H.,M.H. mengatakan, perbuatannya tersebut dapat dikategorikan Tindak Pidana pasal 156a KUHP.

"Bahwa perbuatannya dapat dikategorikan tindak pidana pasal 156a KUHP" tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Rabu (5/1/2022). 

Adapun terkait unsur perbuatan tindak pidana dalam pernyataan Ferdinand, menurut Chandra yaitu berupa permusuhan, pelecehan, merendahkan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. 

"Bahwa harus diingat unsur utama untuk dapat dipidananya Pasal 156a KUHP adalah unsur sengaja jahat untuk memusuhi, membenci  (malign blasphemies). Dinyatakan dihadapan dan/atau ditujukan kepada publik, artinya dapat dinilai unsur sengaja terpenuhi," jelasnya. 

Chandra menilai, pernyataan Ferdinand Hutahaean itu sudah off-side karena yang bersangkutan bukanlah seorang muslim, sehingga tidak patut mencampuri, merendahkan, melecehkan Tuhan agama lain dengan membandingkan Tuhan agama lain dengan Tuhan dalam agamanya. 

"Bukan hanya membandingkan, namun dengan narasi Tuhan agama diluar agamanya lemah sedangkan Tuhanmu luar biasa jelas sebuah perbandingan yang menghinakan Tuhan umat agama lain," ujarnya. 

"Saya mendorong aparat penegak hukum untuk segera melakukan tindakan agar tidak menimbulkan ketegangan sosial," pungkasnya.[]Rasman

Posting Komentar

0 Komentar