Cinta Mereka Lebih Jujur dan Lebih Dalam

TintaSiyasi.com -- Jangan buruk sangka kepada para pejuang syariah dan khilafah. Mereka sedanh berupaya menyelamatkan Indonesia dan negeri kaum Muslim yang lainnya dari segala jenis penjajahan asing dan aseng.

Cobalah mikir sampai ngerti, bahwa negeri Muslim terbesar Indonesia hanya bisa diselamatkan dengan sistem pemerintahan Islam khilafah. Juga Pancasila hanya bisa diterapkan secara sempurna dalam negara bersistem khilafah. 

Jangan berharap kepada sistem kufur demokrasi. Demokrasi itu warisan penjajah. Demokrasi itu kendaraan penjajah. Dan demokrasi itu alat asing dan aseng untuk melemahkan dan memperbudak SDM Indonesia, juga merampok dan menguras SDA-nya.

Coba kalian mikir sampai ngerti, apakah selama demokrasi diterapkan, Indonesia menjadi lebih baik dari sisi SDM dan SDA-nya?! Bukankah sesuatu yang kalian anggap sebagai kebaikan oleh negara semisal jalan dan lain-lain, hanyalah modal utang?! Ini bukan kebaikan, tapi kebangkrutan!

Coba mikir sampai ngerti, ketika kalian adalah anak dan istri dari seorang ayah dan suami yang mencukupi semua kebutuhan kalian, baik kebutuhan primer maupun sekunder, tapi semuanya berasal dari utang. Apakah kalian menganggapnya sebagai kebaikan ataukah kebangkrutan?! Apakah ketika ayah dan suami kalian punya ladang migas dan tambang emas yang melimpah dan luas sampai bersumur-sumur dan bergunung-gunung, tapi dibiarkan dirampok dan dijarah, malah ayah dan suami kalian terus menambah utang yang menumpuk dan menggunung untuk mencukupi semua kebutuhan kalian. Apakah kalian masih menilai bahwa ayah dan suami kalian sebagai orang yang sukses ataukah yang bangkrut, yang pandai atau yang bodoh?!

Saya yakin, ketika kalian adalah anak dan istri yang baik dan pandai, pintar dan cerdik, kalian akan menilai bahwa ayah dan suami kalian adalah sosok yang bangkrut dan bodoh.

Selanjutnya kalian harus tahu kenapa ayah dan suami kalian bangkrut dan bodoh. Di sini saya kasih tahu, karena ayah dan suami kalian salah dalam mengatur sumur migas dan gunung emasnya. Ayah dan suami kalian memakai sistem aturan para penjajah dan dikelilingi oleh agen-agen penjajah. Penjajah itu terdiri dari para penyamun dan perampok yang membuat dan menerapkan sistem aturan sesuai kepentingannya.

Jadi kurang lebihnya seperti itu kondisi Indonesia saat ini. Para pejuang syariah dan khilafah telah, sedang, dan terus mengingatkan kalian untuk bersama-sama menyelamatkan dan memerdekakan negeri tercinta Indonesia ini, dengan mengusir para penjajah, dengan membuang sistem demokrasi sebagai kendaraan dan alat penjajah dan menggantinya dengan sistem pemerintahan Islam yang rahmatan lil 'alamin, yaitu khilafah. 

Cinta para pejuang syariah dan khilafah terhadap negeri ini lebih jujur dan lebih dalam daripada klaim cinta para pejuang demokrasi. Cukup. Yuk mikir sampai ngerti. []

#KhilafahAjaranIslam #IslamRahmatanLilAlamim #KhilafahWarisanRasulullah #DemokrasiWarisanPenjajah #DemokrasiSistemKufur


Oleh: Ustaz Abulwafa Romli
(Pengasuh MT Darul Hijrah Pasuruan)

Posting Komentar

0 Komentar