Bunuh Diri Menjadi Trending Masa Kini

TintaSiyasi.com -- Akhir-akhir ini banyak sekali kita dikejutkan dengan pemberitaan bunuh diri. Seakan bunuh diri menjadi solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan bagi manusia. Sudah banyak sekali kasus-kasus yang kita dengar, mulai dari remaja sampai dewasa melakukannya dan penyebabnya berbeda-beda, ada yang tidak sanggup dengan tugas sekolah sampai karena hamil diluar nikah. 

Baru ini Selasa, 28/12/2021 ditemukan lagi seorang pria bernama Asran Chaniago warga yang tinggal di Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, ditemukan tewas tergantung di dapur rumah di Jalan Sisingmangaraj, Gang Kenanga, Sibolga. Kabarnya dia bunuh diri setelah pulang melaut dari Aceh. Dan sampai sekarang belum diketahui apa penyebab dia bunuh diri (Sumut.inews.id).

Beberapa hari lalu Rabu, 15/12/2021 di Kelurahan Sabungan Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara - juga ditemukan seorang wanita berinisial TH (50) tewas gantung diri di belakang rumahnya karena dituduh mencuri kotak saweran pesta (TVonenews.com).

Dan Minggu, 12/12/2021 di Jalan Pdt J Wismar Saragih, Gang Puskesmas Pondok Tegah, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar. Seorang wanita bernama Matiani Siregar (25) ditemukan tewas tergantung menggunakan kain syal yang terikat dengan tiang kelambu tempat tidur. Padahal saat itu dia lagi hamil 8 bulan. Kabarnya dia bunuh diri usai cekcok dengan suaminya (Tribun-Medan.com).
 
Sungguh ironis memang. Negeri yang katanya mayoritas Muslim menjadi sarang kemaksiatan. Bunuh diri adalah sebuah kemaksiatan yang Allah tidak akan menerima taubatnya seorang hamba. 

Sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ad-Dahak disebutkan:

Barang siapa terjun dari sebuah bukit untuk menewaskan dirinya maka kelak ia akan masuk neraka dalam keadaan terlempar jasadnya. Ia kekal dalam neraka selama-lamanya.

Barang siapa yang meneguk racun dan racun itu menewaskan dirinya, maka racun itu akan tetap dalam genggaman tangannya sambil meneguknya di dalam neraka jahanam. la juga kekal di dalamnya selama-lamanya.”

Jadi, berdasarkan hadis di atas jelas bahwa bunuh diri adalah perilaku yang buruk dan ini bentuk kemaksiatan sehingga balasannya neraka jahanam. 


Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?

Seorang manusia harusnya punya keteguhan hati dalam menjalankan segala aktivitas hidupnya. Dan pastinya seorang manusia sebelum bertindak harusnya menggunakan akalnya agar bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil. Bukan asal bertindak bahkan sampai bunuh diri ketika menerima ujian hidup yang luar biasa. 

Hari ini kita memang hidup dalam sistem kapitalisme yang sangat merusak fitrah manusia. Sebagai Muslim, akidah kita juga telah dirusak oleh sistem kapitalisme ini dengan segala macam aturan yang dibuatnya. 

Sistem kapitalisme ini tidak memberikan solusi atas segala persoalan manusia, sebab dalam sistem ini keuntunganlah yang menjadi keutamaan yang ingin dicapai. Makanya tidak usah heran melihat manusia hari ini berbondong-bondong ingin menjadi kaya raya bergelimangan harta tanpa memikirkan apakah harta yang diperoleh halal atau haram. 

Dan selain ingin menjadi kaya raya, sistem kapitalisme ini juga mendukung sebuah kebebasan manusia untuk melakukan sesuatu sesuai kehendaknya, yang penting senang maka bebas untuk bermaksiat seperti minum khamar, free seks, dan lain-lain. 

Sehingga kasus bunuh diri biasanya persoalan ekonomi menjadi hal utama seseorang bunuh diri, sebab karena tidak sanggup menanggung utang atau gaya hidup yang luar biasa, serta persoalan percintaan juga tidak kalah luar biasanya membuat seorang manusia bunuh diri sebab menanggung malu karena sudah hamil, atau hanya pertengkaran suami istri yang tidak terbendung oleh salah satu pasangannya. 


Bagaimana Islam Menyelesaikan Persoalan Ini?

Sebagaimana kita ketahui bahwa segala hal yang terjadi dalam dunia ini adalah sementara. Dan selama hidup di Dunia Allah akan selalu menguji hamba-Nya, baik ujian kebahagiaan maupun kesedihan. Dan selama hidup di dunia, Allah juga telah memberikan kita petunjuk hidup yaitu Al-Qur'an dan as-Sunnah agar kita berjalan sesuai aturan-Nya. Sehingga kita bisa melakukan sesuatu sesuai apa yang diperintah dan menjauhi apa yang dilarangan-Nya. 

Makanya dalam sistem islam keimanan seseorang akan dijaga dan dikontrol supaya manusia tidak melakukan perbuatan yang bisa merugikan dirinya. Sebab keimanan adalah hal yang paling penting saat kita menjalani kehidupan ini. Hidup tanpa dilandasi dengan iman, maka kemaksiatan yang akan menjadi dominan. 

Itulah mengapa hari ini banyak kasus bunuh diri, sebab keimanan seseorang itu telah menurun. Dan jelas bunuh diri menunjukkan penurunan keimanan karena agama cenderung mengurangi depresi mental dan pedihnya tragedi kehidupan. Dan, bahwa ateisme adalah sebab utama dari menyebarluasnya kasus bunuh diri. 

Makanya jelas, manusia hari ini membutuhkan sistem Islam untuk kemaslahatan hidupnya agar bisa berjalan sesuai fitrah dan menenteramkan jiwa. Sehingga kejadian bunuh diri ini tidak lagi terjadi dalam kehidupan kita. Sebab dalam sistem Islam keimanan seseorang akan terjaga dan dikontrol oleh masyarakat. Jadi, persoalan hidup tidak akan membuat seseorang bunuh diri lagi. 

Wallahu a'lam bishshawab. []


Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
(Aktivis Dakwah, Anggota Komunitas Majelis Taklim Islam Kaffah)

Posting Komentar

0 Komentar