Dudung Ucap Tuhan Kita Bukan Orang Arab, Ketua LBH Pelita Umat: Hal Itu Melecehkan Sang Pencipta


TintaSiyasi.com -- Mengkritisi pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurahman, "Berdoa menggunakan bahasa Indonesia, karena Tuhan kita bukan orang Arab," Ketua LBH Pelita Umat Chandra Purna Irawan, S.H., M.H. mengatakan, ucapan itu dikhawatirkan melecehkan Sang Pencipta Tuhan semesta alam. 

"Bahwa Tuhan bukan orang Arab, artinya melabeli Tuhan sebagai orang, tapi orang yang bukan berasal dari Arab. Dari kalimat tersebut, kemudian dapat menimbulkan pertanyaan, lantas Tuhan orang mana? Apakah orang Indonesia? Hal ini dikhawatirkan dapat melecehkan Sang Pencipta yang jelas kedudukannya sebagai Tuhan," tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Kamis (2/12/2021).

Chandra menilai, selain melecehkan Tuhan, juga didegradasikan dengan disebut sebagai orang. Oleh karenanya, ucapan tersebut dikhawatirkan berpotensi menjadi penistaan agama.

"Bahwa ucapan tersebut juga dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kebencian terhadap orang Arab atau SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan)," bebernya.

Sedangkan ucapan yang bernilai kebencian terhadap SARA, ia menjelaskan, hal itu dilarang oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, Jo Pasal 28 ayat (2) UU ITE.

"Sudah sepatutnya seorang pejabat untuk menjaga pernyataan atau statement dan tindakannya di ruang publik. Agar tidak menimbulkan kegaduhan," tuntasnya.[] Ika Mawarningtyas






Posting Komentar

0 Komentar