Narasi Kaitkan Dakwah dengan Terorisme, Ahmad Khozinudin Protes Keras



TintaSiyasi.com -- Ketua Koalisi Persaudaraan dan Advokasi Umat (KPAU) Ahmad Khozinudin, S.H. menegaskan protes keras terhadap narasi mengaitkan dakwah dengan terorisme. “Ini protes keras terhadap narasi mengaitkan dakwah dengan terorisme,” tegasnya dalam diskusi bertema Ada Apa di Balik Penangkapan Ulama oleh Densus 88? Kamis (18/11/2021) di YouTube Rayah TV.

Ia menambahkan, terlihat jelas bahwa mereka ingin melecehkan hal-hal terkait Islam seolah-olah ada semacam narasi besar ingin memberikan stigma bahwa yang teroris itu berkaitan dengan Islam.

Ia menjelaskan, kalau di peristiwa Lampung mengaitkan kotak amal dengan terorisme. Artinya aktivitas sedekah, beramal dalam bentuk harta yang sebelumnya dimuliakan, didorong dianjurkan menjadi amalan nafilah ditakut-takuti. “Sehingga orang beramal mengisi kotak amal kan bawaannya diajak untuk teroris ini menjauhkan orang dari beramal,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa ini menjauhkan umat untuk berdakwah karena tuduhannya. Ia menyebutkan, Ustaz Farid Okbah mendirikan partai dakwah rakyat Indonesi (PDRI) yang dituding sebagai bagian dari cara untuk mengamankan anggota Jamaah Islamiyah (JI). “Orang menjadi takut dengan dakwah, kalau ada gerakan dakwah jangan-jangan itu bunker teroris,” tutupnya [] Wiji Lestari

Posting Komentar

0 Komentar