Begini Solusi agar Negara Tidak Terlilit Utang


TintaSiyasi.com-- Peneliti Lanskap Ainul Mizan mengatakan, solusi agar negara tidak terlilit utang adalah dengan penerapan aturan yang berdasarkan ideologi Islam.

"Jika dengan ideologi Islam solusi utang diselesaikan, maka insyaAllah negara tidak akan terlilit utang kepada negara Barat lagi," kritik Ainul Mizan dalam Insight ke-97 Pusat Kajian Analisis Data (PKAD): Siapa Bapak Perutangan Indonesia? Jumat (05/11/2021) di YouTube Pusat Kajian dan Analisis Data.

Ia menambahkan, pertama, Indonesia yang mayoritas Muslim harus percaya diri dengan ideologi Islam. Kedua, Indonesia harus melihat akad-akad pengelolaan sumber daya alam, jika bermasalah maka di kembalikan kepada solusi Islam. Ketiga, ketika negara memiliki utang maka yang di bayar hanya pokoknya saja, sedangkan bunganya tidak.

"Ada beberapa indikasi petunjuk menemukan bapak perutangan di Indonesia, yaitu dilihat dari utang Indonesia per Agustus 2021 yang tembus sampai 6.625 triliun rupiah, dan pertambahan sampai Oktober sebesar 95,6 triliun," katanya.

Ainul Mizan menyatakan keprihatinannya ketika Indonesia yang kaya akan sumber daya alam dan terkenal dengan julukan zamrud khatulistiwa malah memiliki utang yang menumpuk dan dari data Bank Dunia, ternyata Indonesia berada di peringkat ke-7 sebagai negara pengutang terbesar di dunia.

"Utang menumpuk, kesejahteraan rakyat minim, operasional kesehatan masa pandemi lambat, semua terjadi karena negara enggak punya uang. Uangnya di korupsi oleh pihak-pihak yang menangani pandemi," tambahnya. 

Menurutnya, jika individu saja yang berutang, maka tidurnya pasti tidak akan nyenyak. Ia mengatakan, seharusnya pejabat negara tidak bisa tidur nyenyak juga, karena utang negara yang menumpuk memberikan dampak buruk kepada masyarakat, seperti kenaikan harga sembako dan lain-lain.

"Bagaimana solusi negara keluar dari jebakan utang? Untuk bebas dari utang negara membutuhkan kekuatan politik yang besar," tutupnya.[] HN/Alfia Purwanti

Posting Komentar

0 Komentar