Arim Nasim: Negara Kita Mau Bangkrut, karena Banyaknya Utang


TintaSiyasi.com-- Pengamat Ekonomi Syariah Dr. Arim Nasim, S.E., M. Si., Ak. C.A. mengungkapkan, negara akan bangkrut karena utang. "Negara kita mau bangkrut dengan banyaknya utang yang ditanggung dan pendapatan nonpajak dari pengelolaan SDA (sumber daya alam) yang kecil. Akar masalahnya adalah sistem ekonomi kapitalis dan politik APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) kapitalis, tukas Arim dalam Insight ke-102 PKAD: Ultimatum Remidium UU HPP, Politik Ekonomi Pengusaha dan Oligarkikah? Rabu (17/11/2021) di YouTube Pusat Kajian dan Analisis Data. 

Menurutnya, dalam kapitalis APBN didasarkan kepada pengeluaran, sehingga mendorong munculnya utang. Karena pendapatan negara tidak mencukupi, akhirnya memaksakan kebijakan ekonomi menyerahkan pengelolaan SDA kepada swasta.

Ia menggambarkan, jika PNBP (penerimaan negara bukan pajak) kecil dan utang mendapatkan kritikan, maka sumber pendapatan negara bertumpu kepada pajak. 

“Sumber pandapatan dalam Islam ada dharibah (pungutan wajib). Dipungut dalam kondisi Baitulmal kosong dan adanya kebutuhan mendesak. Setelah gerakan sukarela dari orang kaya Muslim tidak dipenuhi,” ungkapnya.

“Pajak tetap sebagai kezaliman. Sama seperti upeti sistem penjajah dulu," imbuhnya.

Ia menjelaskan, solusi pragmatis, yakni tuntut perubahan UU Cipta Kerja dan UU HPP digugat agar dibatalkan dan dibuat regulasi prorakyat. Menurutnya, ganti sistem memilih sistem ekonomi Islam dan politik APBN syariah sebagai solusi alternatif yang dapat mensolusi secara tuntas.[] HN/Ika Mawarningtyas

Posting Komentar

0 Komentar