Prof. Fahmi Amhar Ungkap Lima Anak Haram Sekularisme


TintaSiyasi.com -- Pakar Riset  Bidang Sistem Informasi  Spasial Prof. Dr.-Ing Fahmi Amhar mengungkapkan bahwa sekularisme meiliki lima anak haram. 

“Nah saya akan meyampaikan tentang lima anak haram sang pelacur sekularisme,” ungkapnya dalam Focus Grup Discussion ke-22 : Komunis Gaya Baru dan Masa Depan Ideologi di kanal YouTube Forum Dockor Muslim Peduli Bangsa, Sabtu (9/10/2021). 

Pertama, liberalisme. "Prinsip hidupnya, biarkan semua bebas bicara, bebas berprilaku, bebas berkeyakinan, beragama dan bebas memilih cara memiliki sesuatu selama tidak menggangu kebebasan orang lain,” ujarnya. 

Kedua, bernama pluralisme. ”Saya sebut pluralisme bukan pluralitas. Kalau pluralitas itu sebuah kenyataan. Ini pluralisme prinsip hidupnya adalah sebuah doktrin bahwa ruang publik jangan di dominasi salah satu kelompok atau partai tertentu saja ya. Biarkan semua berkontribusi,“ jelasnya. 

Ketiga, demokrasi. Prinsip hidupnya dari, oleh, dan untuk rakyat. Jadi mereka  berpendapat bahwa kedaulatan hukum itu ada pada rakyat sehingga penguasa wajib so far so good. 

Keempat, bernama kapitalisme. Ia menjelaskan bahwa prinsip hidup kapitalisme adalah membiarkan kekuatan gaib tangan-tangan pasar mengatur dirinya sendiri. Bagaimana distribusi barang dan jasa yang  paling optimal untuk kebahagiaan semua orang. 

Kelima, bernama imperialisme. “Prinsip hidupnya, gold, gospel, and glory. Dimanapun kekayaan ini harus kita kuasai. Ini kalau saya jadi kapitalis sejati kekayaan harus kita kuasai, referensi hidupnya harus referensi kita dan kita harus dihormati atau bahkan diagungkan,” jelasnya. 

Ia menambahkan hal tersebut persis seperti Amerika saat ini yang ingin menguasai negeri-negeri lain. 

Ia menegaskan bahwa imperialisme merupakan bagian dari oligarki. “Dialah oligarki yang royal memberikan uang jajan atau uang lelah ke aktivis pro liberalisme,“ pungkasnya.[] Sri Purwanti

Posting Komentar

0 Komentar