JKDN 2: Mustafa Kemal Ataturk Merobohkan Khilafah dan Mewujudkan Mimpi Kaum Kafir



TintaSiyasi.com-- Institusi Khilafah Utsmaniyah resmi dirobohkan pada 3 Maret 1924 oleh Mustafa Kemal Ataturk dan juga mewujudkan impian kaum kafir.

"Mustafa Kemal telah merobohkan negara khilafah dan mewujudkan mimpi kaum kafir," ungkap pada tayangan film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara 2 (JKDN 2), Rabu (20/10/2021). 

Dalam paparannya, sukacita merambah di kalangan penjajah Eropa dan sebaliknya dukacita dirasakan begitu perih di kalangan Muslimin sedunia.

"Sebelumnya Mustafa Kemal menggiring opini umum untuk mendukung perjuangan Ankara yang berlandaskan nasionalisme Turki," terangnya.

Dalam film mengungkap bahwa Kemal menuduh Khalifah Vahideddin (penguasa Khilafah saat itu) telah membantu Inggris dan merampas kepemimpinan bangsa Turki.

"Pada 1 November 1922, Mustafa Kemal memutuskan kesultanan dihapus dari lembaga khilafah," lanjutnya.

Dijabarkan, Khalifah Vahideddin diusir dari Istanbul dan kedudukannya digantikan oleh saudaranya Abdul Majid II.

"Abdul Majid menjadi Khalifah tanpa kekuasaan. Umat Islam tidak lagi memiliki Khalifah yang syar'i," bebernya.

Yang lebih menyakitkan dijabarkan, Kemal tidak saja menghapus Kesultanan, tetapi ia telah menyiapkan pukulan yang mematikan dengan mengumumkan penghapusan khilafah.

"Selama dua tahun ia menciptakan isu-isu yang mampu membangkitkan perlawanan terhadap Khalifah," lanjutnya.

Dalam film diceritakan, ketika iklim politik semakin memanas, pada 3 Maret 1924, Majelis Akbar Nasional Turki yang dipimpin Kemal mengeluarkan keputusan bahwa Khilafah Utsmaniyah dihapus dan diganti dengan Republik Turki.

"Ia mengusir seluruh anggota keluarga Utsmaniyah dari wilayah Republik Turki," katanya.

Menurutnya, di hari itu juga pasukan militer dan kepolisian mengepung Istana Dolmabahce, kediaman Khalifah Abdul Majid. 

"Mereka mengusir Khalifah ke Swiss dan dengan demikian tamatlah riwayat institusi Khilafah Utsmaniyah untuk selama-lamanya," pungkasnya.[] Nabila Zidane

Posting Komentar

0 Komentar