JKDN 2 Ungkap Bukti Kesetiaan Raja-Raja di Nusantara terhadap Khilafah Utsmaniyah

TintaSiyasi.com-- Adanya bukti bahwa raja-raja di Nusantara menunjukkan kesetiaannya kepada Khilafah Utsmaniyah dengan adanya para utusan kerajaan yang dikirim ke Turki untuk menyatakan hal tersebut. 

"Maka dari itu Sultan Aceh ini mengirim surat kepada khalifah Abdul Majid I pada tanggal 8 Februari 1849 untuk memperbarui baiat kesultanan Aceh," rilis film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara II (JKDN 2), Rabu, 20 Oktober 2021 via daring.

Setahun berikutnya, tepatnya pada 17 maret 1850, Sultan Manshur Syah kembali mengirim surat kepada Khilafah Utsmaniyah. 

"Beliau mengirimkan berulang kali surat kepada Khalifah Utsmani, yaitu pada masa itu Sultan Abdul Majid Khan dan memijta bantuan serta izin untuk menyerang Belanda di Batavia," ujar Direktur Pedir Museun Masykur Syafruddin dalam film JKDN 2.

Fakta ini pun diungkap oleh Nicko Pandawa selaku Sutradara JKDN 2 yang menggambarkan bahwa Sultan Aceh ini meminta kepada khalifah Abdul Majid I sebuah Ma'muriyyah Sulthaniyyah, sebuah titah kesultanan atau dalam khasanah Utsmani disebut sebagai Ferman. 

"Untuk apa ferman itu? An tashira kalimatukum mutawafiqah fii iqamatil jihad fii sabilillah, yaitu untuk menjadikan selururh Sultan dan raja di nusantara itu seiya sekata dalam jihad fi sabilillah!" ujar Nicko. 

Kemudian, Nicko melanjutkan, kalau sebelumnya perjuangan di Nusantara itu berdiri sendiri seperti Pangeran Diponegoro di Jawa, Antasari di Banjar dan juga Tuanku Imam Bonjol di Minangkabau. 

Maka, Sultan Manshur dari Aceh menstrategikan sebuah perang raya yang menyatukan seluruh Sultan dan Raja di Nusantara untuk bersama-sama menggalang jihad, menaklukkan Batavia dan memfutuhat Batavia serta mengalahkan Belanda, lalu mengusir Belanda. "Dan bagi Sultan Aceh ini, perang raya tersebut hanya dapat diciptakan atas izin Khilafah Utsmaniyah!" tutup Nicko.[] Emmy

Posting Komentar

0 Komentar