Abi Yasin: Menolak Khilafah Bisa Sebabkan Seseorang Dikeluarkan dari Barisan Kaum Muslim


TintaSiyasi.com-- Menanggapi banyaknya narasi negatif terhadap gagasan khilafah, Pengasuh Pondok Pesantren Al Abqori K.H. Yasin Muthohar menyatakan, menolak khilafah bisa menyebabkan seseorang dikeluarkan dari barisan kaum Muslim. 

"Menolak khilafah bisa menyebabkan seseorang dikeluarkan dari barisan kaum Muslim, bahkan dikeluarkan dari barisan ulama," tutur Abi Yasin, sapaan akrabnya, dalam Maulid Nabi dan JKdN 2, Rabu, (20/10/2021) di YouTube Rayah TV. 

Dia menceritakan, kisah ulama Al-Azhar yang dicopot gelar ulamanya karena menolak sistem pemerintahan Islam yaitu khilafah. "Syaikh Ali Abdul Raziq itu menolak bahwa di dalam Islam ada sistem pemerintahan, kemudian para ulama Al-Azhar membuat keputusan bahwa Syekh Ali Abdul Raziq harus dicopot gelar ulamanya. Dia tidak boleh  disebut Syekh Al-Azhar lagi karena telah menolak sistem pemerintahan di dalam Islam," bebernya. 

Dia menegaskan, serupa dengan itu, di India pada tahun 1930, para ulama melakukan muktamar ketika khilafah runtuh. Menurutnya, mereka ingin mengajak umat Islam di seluruh dunia terutama di India untuk bersatu padu menegakkan kembali khilafah. 

Ia menjelaskan, mereka membuat pernyataan bahwa jika ada ulama-ulama kaum Muslim yang menolak kewajiban khilafah, maka ulama itu wajib diboikot. "Jika ada ulama-ulama kaum Muslim yang menolak kewajiban khilafah, maka ulama itu wajib diboikot," pungkasnya.[] Heni Trinawati

Posting Komentar

0 Komentar