Pernyataan Semua Agama Sama, Ustaz Fadlan: Itu Pendapat Kebodohan dan Kehinaan


TintaSiyasi.com -- Menyikapi pernyataan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Dudung Abdurachman mengatakan semua agama sama di mata Tuhan, ulama dan tokoh agama Papua Ustaz Fadlan Garamatan menyatakan itu pendapat kebodohan dan kehinaan. 

“Kalau ada orang di bumi hari ini yang karena intelektualnya, karena dia merasa pintar atau dia mungkin mimpi memiliki sesuatu lalu mengatakan dengan keinginan kemauan dan hawa nafsu yang dalam pandangan agama adalah pendapat kebodohan dan kehinaan yang dimana pendapat kebodohan dan kehinaan bahwa semua agama itu sama,” tuturnya dalam video Fokus: Semua Agama Benar?, di kanal YouTube UIY Official, Ahad (19/9/2021). 

Menurut Ustaz Fadlan, kalau ada orang yang mengatakan semua agama itu sama, maka untuk apa ada nabi dan rasul. 

“Maka dia harus saya bilang orang ini harus menghadap Allah SWT, protes kepada Allah SWT tentang Surah Al-Maidah ayat 3 Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kusempurnakan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu,” ujarnya. 

Menurutnya, orang yang mengatakan semua agama sama, harus protes dihadapan Allah SWT, tentang surah Al-Imran ayat 85 dan Al-Kafirun ayat 1-6. 

“Dan orang-orang seperti begini dia boleh menurut pandangan mata manusia, dia senang dia gembira, tetapi sesungguhnya dia telah menghinakan darah-darah yang mengalir pada tubuhnya, dia menghinakan matanya, dia menghinakan pendengarannya dan dia mencelakakan tubuh badannya saat dia diatas dunia, akhirnya dia berani-berani karena matanya melihat dunia tapi dia menutup mata hatinya,” tegasnya. 

Ustaz Fadlan menilai, ada orang ingin merusak nilai persatuan bangsa yang sudah ditetapkan dalam kesepakatan ulama dan saudara sebangsa dan tanah air. 

“Ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan tanah air, lalu mereka mengganggu, sadar atau tidak sadar mereka menjadi penghianat untuk mengganggu bangsa tapi mereka tidak sadar,” ungkapnya. 

Menurutnya, Allah SWT tidak pernah mengatakan semua agama itu sama, kemudian ada manusia yang bukan nabi bukan utusan Allah SWT, berani-berani mengatakkan itu di tengah-tengah kehidupan hanya untuk kepentingan dunianya tanpa melihat dia akan kembali kepada Allah SWT. 

“Maka kepada saudara-saudaraku saya ingatkan bahwa persoalan agama kembalikan kepada ahlinya kembalikan kepada ulama diskusi kepada mereka yang mengerti, lalu kita mengungkapkan sesuatu yang akan menjaga bangsa dan negara ini,” pungkasnya. [] Aslan La Asamu

Posting Komentar

0 Komentar