Eks Napi Pedofil Disambut di TV, UIJ: Kapitalis Hanya Pentingkan Rating dan Profit



TintaSiyasi.com -- Menanggapi bebasnya Saipul Jamil (SJ) eks napi pedofil atau pelecehan seksual yang disambut berlebihan dan kembali tayang dalam acara televisi, Direktur Siyasah Institute Ustaz Iwan Januar (UIJ) mengatakan, kapitalis hanya mementingkan rating dan profit.

"Kapitalisme memang tidak pernah bicara perasaan dan norma susila, yang penting rating dan profit," tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Selasa (07/09/2021).

Ia menilai, ada yang tidak beres pada sebagian pelaku bisnis hiburan di tanah air, khususnya pengelola stasiun tv swasta. "Demi rating, demi iklan, berbagai acara yang tidak etis dan terkategori acara 'sampah' ditayangkan. Ini kapitalisme," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa para pengelola tv swasta tidak lagi perhatikan etika apalagi nilai-nilai agama. 

"Memang betul, orang itu sudah menjalani masa tahanan, tapi glorifikasi sang artis terasa mengecilkan arti kejahatan yang pernah dia lakukan, ini akan membuat orang tidak merasa malu dan takut melakukan kejahatan, toh nanti bisa disambut gempita dan dapat panggung. Glorifikasi terhadap artis itu juga jelas melukai perasaan korban," terangnya.

Ia menjelaskan, dalam Islam, orang yang sudah menjalani masa hukuman memang harus diterima secara normal, tanpa glorifikasi atau euforia. 

"Warga harus diedukasi, kalau perbuatan maksiat atau kejahatan itu tercela dan keji. Jangan sampai ada kampanye yang kemudian membuat orang berpikir untuk tidak takut melakukannya," pungkasnya.[] Alfia Purwanti

Posting Komentar

0 Komentar