UIY Pertanyakan Prokes yang Dikaitkan dengan Ancaman Keamanan Negara


TintaSiyasi.com-- Cendekiawan Muslim Ustaz Ismail Yusanto (UIY) mempertanyakan proses hukum terhadap Habib Rizieq Syihab terkait pelanggaran protokol kesehatan yang dikaitkan dengan ancaman keamanan negara

“Ini prokes kok, apalagi rumah sakit yang hari-hari itu banyak menolong orang sakit. Bagaimana kemudian dikaitkan dengan soal ancaman terhadap keamanan negara?” ungkapnya dalam YouTube UIY Official bertajuk Peringatan Rasulullah Untuk para Hakim! Selasa (29/05/2021).

Ia mengatakan yang pertama kali dianggap menjadi masalah itu adalah ketika HRS itu menyatakan dirinya sehat. “Bahwa akar persoalannya sebenarnya adalah terkait prokes untuk Rumah Sakit UMMI, tidak ada hubungannya dengan habib itu,” terangnya.

“Jadi, dari telaahan terhadap fakta persoalan saja itu, itu sudah kelihatan bahwa ini digeret-geret dari kasus RS UMMI, kok tiba-tiba ke Habib. Kemudian dari habib yang awalnya adalah sekadar atau semacam menyangkut pernyataan bahwa dirinya itu sehat lalu dianggap kebohongan,” tambahnya.

Selain itu ia juga mempertanyakan terkait dugaan kebohongan lalu ditarik menjadi pidana. “Karena ada menimbulkan keonaran. Lalu di pakailah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Jadi dari sana itu sudah kelihatan, kelihatan kezalimannya itu,” tegasnya.

Ia menyayangkan, hal itu karena mestinya fakta yang dipersoalkan itulah yang harusnya dipakai untuk menghukumi fakta. Namun ketika faktanya malah diframing secara salah, sehingga hukum yang dipakai pun disesuaikan dengan apa yang di-framing-kan tersebut.

“Nah ini yang terjadi, jadi bukan soal jahil terhadap kebenaran yang dia ngerti kebenaran terhadap fakta itu, tapi itulah. Di situlah bahwa Allah SWT mengatakan jika engkau menghukumi antar manusia maka hukumilah dengan adil,” ingatnya.

Ia mengatakan bahwa adil dalam konteks tersebut, menyangkut dua hal, yang pertama adalah adil di dalam memahami fakta kejadian. Kedua adalah memahami alat yang akan dipakai untuk menghukumi fakta, yaitu pasal/undang-undang.[] Sri Nova Sagita

Posting Komentar

0 Komentar