Rekor Kematian 1205 Jiwa, Pengamat: Ya Allah, Ini Nyawa Bukan Angka



TintaSiyasi.com-- Kasus kematian 1.205 jiwa pada Jumat (16/7/2021) yang
menjadi rekor tertinggi angka kematian harian di Indonesia sejauh ini akibat virus Corona belum juga membuat rezim merasa bersalah dan minta maaf.

“Ya Allah, ini adalah nyawa bukan angka. Sampai hari ini tak ada permintaan maaf, pernyataan bersalah apalagi mundur dari penguasa,” tulis Pengamat Sosial Politik Iwan Januar dalam akun Twitter @iwanjanuarcom, Sabtu (17/7/2021).

Iwan melihat justru rezim masih jumawa untuk tetap berkuasa, “Mereka masih jumawa dan berkuasa,” lanjutnya.

Di akhir cuitannya, Iwan pasrah menyerahkan semuanya kepada Allah. “Hasbunallah wa ni'mal wakil. Cukuplah Allah sebaik-baiknya penolong,” ujarnya.

Berikut, cuitan lengkapnya. "Ya Allah, ini adalah nyawa bukan angka. Sampai hari ini tak ada permintaan maaf, pernyataan bersalah apalagi mundur dari penguasa. Mereka masih jumawa dan berkuasa. Hasbunallah wa ni'mal wakil. Cukuplah Allah sebaik-baiknya penolong."[] Achmad Mu’it 

Posting Komentar

0 Komentar