Pengamat: Ideologi Transnasional Kapitalisme Ancaman dan Sumber Malapetaka Negeri Ini



TintaSiyasi.com-- Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang mengimbau mewaspadai ideologi transnasional radikal, Pengamat Politik Internasional Farid Wadjdi mengatakan, yang jadi ancaman dan sumber malapetaka di negeri ini adalah ideologi transnasional kapitalisme.

"Sesungguhnya yang menjadi, bukan hanya ancaman nyata, tapi menjadi sumber malapetaka dari negeri ini adalah justru ideologi transnasional radikal kapitalisme," tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Kamis (3/6/2021).

Ia mengatakan ideologi transnasional kapitalisme, bukan hanya sebagai ancaman tetapi telah menjadi sumber bencana bagi keberlangsungan bangsa dan negara.

Dia menilai, ungkapan Presiden Jokowi tentang ancaman ideologi transnasional radikal lebih mengarah kepada Islam. Hali tersebut, menurutnya sangat jelas, karena faktanya, isu radikalisme selalu dikaitkan dengan Islam, terutama oleh pihak-pihak istana.

"Meskipun dalam pernyataan Presiden Jokowi itu tidak menyebut Islam, tapi kita bisa menduga arahnya itu ke sana. Nah kalau kalau itu benar maka tentu sangat kita sayangkan ya," imbuhnya.

Farid mengatakan, seharusnya Presiden Jokowi menegaskan bahwa yang menjadi ancaman utama bagi negara adalah ideologi transnasional kapitalisme radikal. "Namun sayang ya selama ini yang disebut sebagai Ideologi transnasional itu cenderung mengarah kepada Islam," sesalnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Islam bukan ancaman bagi negara. Apalagi seperti yang dijelaskan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian, menyebut ideologi khilafah, menurutnya itu jelas adalah keliru.

"Keliru dari segi pertama khilafah itu bukan ideologi. Khilafah itu adalah bagian dari ajaran Islam terkait dengan sistem pemerintahan yang bisa disebut ideologi," sanggahnya.

"Karena sesungguhnya khilafah itu adalah bagian dari ajaran Islam. kemudian apa itu merupakan bagian dari ajaran Islam, jelas ini tidak akan membahayakan negeri ini. Justru akan memberikan kebaikan pada negeri ini karena ajaran islam itu adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh umat manusia," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar