Begini Tanggapan Ustaz Utsman tentang Indonesia Feminis Repost Wanita Haid Boleh Puasa



TintaSiyasi.com-- Menanggapi motif di balik wanita haid boleh berpuasa yang ditulis Imam Nakhai dalam akun Instagram @mubahalah.id dan dipos ulang (repost) oleh akun Instagram @indonesiafeminis, Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlotul Muslimat (NDM) Surakarta Ustaz Utsman Zahid as-Sidany menilai, hal itu tujuannya satu, merusak Islam, Muslimah, dan memuluskan proyek sekularisasi masyarakat Muslim.

"Selama ini yang menjadi batu sandungan bagi kaum feminis adalah syariat Islam. Jadi, tujuannya (kaum feminis) satu, yaitu, merusak Islam, merusak kaum Muslimah, dan memuluskan proyek sekularisasi masyarakat Muslim," tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Senin (3/5/2021).

Menurutnya, kalau kaum feminis nampak seperti biasa, jika kampanye kesetaraan yang merupakan ide Barat sekular. "Nah, di sini yang patut dibongkar adalah kedok agamanya, bawa-bawa agama, bawa-bawa ijtihad," jelasnya.

Ia menilai, yang menjadi rival kaum feminis dalam kampanyenya adalah syariat Islam. Maka, wajar, jika kaum feminis me-repost pernyataan ngawur Nakha'i. "Karenanya, mereka bermain kasar dengan menyerang syariat Islam dari luar, dengan cara mencela dan menjelek-jelekan syariat Islam, khususnya yg berkaitan dengan wanita," bebernya. 

"Kadang juga bermain halus dari dalam, dengan cara sok-sokan melakukan ijtihad, seperti pada kasus yg kita bongkar ini," tegasnya. 

Ia mengatakan, sebenarnya tidak mengherankan, kedok sudah terbuka lebar. "Sebelumnya, di tahun 2019 di Mesir ada salah seorang aktivis yg juga melontarkan serupa. Kemungkinan Nakha'i cuma copy-paste," ungkapnya.  

"Inilah satu cara dari sekian cara mereka, seperti kampanye moderasi Islam, dan lain-lain, dalam rangka memuluskan agenda besar mereka. Wallahu'alam," pungkasnya.[] Alfia Purwanti


Posting Komentar

0 Komentar