UIY Ungkap Tiga Kesalahan Motif Pelaku Bom Makassar



TintaSiyasi.com-- Cendekiawan Muslim Ustaz Ismail Yusanto mengungkapkan kesalahan motif pelaku dalam bom bunuh diri di depan gereja katedral Makassar.

“Tiga kesalahan (terkait) motif yang bersangkutan (pelaku), pertama, kesalahan tempat, kedua, membunuh diri, dan ketiga, tentang masalah konsep jihad itu,” ujarnya dalam acara bertajuk Ada apa di Balik Bom Makassar dan Penyerangan Mabes Polri? Jumat (2/4/2021) di kanal YouTube Rayah TV.

Ia mengatakan bahwa salah satu kesalahan pelaku adalah melakukan bom bunuh diri di depan gereja. Padahal, lanjutnya, gereja dalam masa perang sekalipun tidak boleh menjadi objek perang.

“Karena ini semua bertentangan dengan ajaran Islam, apalagi dilakukan dengan satu cara yang membuat akhirnya dirinya tewas,” jelasnya.

Dia mengungkapkan bukti lain terkait Islam melarang merusak gereja, sebagaimana gereja-gereja di Baghdad yang menjadi pusat daulah Abbasiyah lebih dari 400 tahun masih utuh kecuali sekarang rusak karena invasi Amerika.

“Bukti bagaimana umat Islam itu mensikapi tempat ibadah orang-orang non muslim itu,” ujarnya.

Ia mengatakan, ada kejanggalan yang membangkitkan pertanyaan kenapa yang bersangkutan melakukan bom bunuh diri tersebut.

“Pertama, memang benar dilakukan oleh yang bersangkutan karena cethek sekali dalam pemahaman agama Islam. Kedua, sebutlah yang bersangkutan disuruh-suruh, kalau yang bersangkutan mau berarti gabungan antara faktor pertama dan kedua,” bebernya.

Ia menuturkan, penyebab terjadinya fenomena semacam itu dikalangan umat Islam karena puluhan tahun lamanya tidak ada kehidupan Islam.

“Umat tidak terdidik, tidak tebina sekian puluh tahun lamanya semenjak tidak ada kehidupan Islam sehingga memunculkan ragam dan fenomena-fenomena yang ada sekarang,” pungkasnya.[] Lukman Indra Bayu

Posting Komentar

0 Komentar