Islam Memberi Jaminan Bagi Semua Rakyat


Pengamat Transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA) Semarang, Djoko Setijowarno menyarankan, agar pelarangan mudik Lebaran 2021 berjalan efektif, pemerintah diminta terbitkan Peraturan Presiden (Liputan6.com, 28/3/2021).

Pandemi sudah lebih dari setahun seharusnya pemerintah sudah mampu menanggulangi tanpa harus berlarut-larut sampai harus menelan banyak korban. Tidak hanya nyawa perekonomian rakyat pun ikut terjun bebas. Banyak para buruh terpaksa menjadi pengangguran, pedagang kehilangan pembeli dan akhirnya harus rela usahanya gulung tikar sehingga orang miskin baru pun terus bertambah. Bahkan kita pun menjadi kandidat orang miskin selanjutnya jika pandemi ini tidak segera usai.

Usaha pemerintah yang selama ini mereka lakukan justru seperti buah simalakama. Di satu sisi masyarakat diminta untuk taat terhadap himbauan pemerintah dan di lain sisi pemerintah membuka keran pariwisata, yang membiarkan para turis mancanegara bebas masuk Indonesia. Seharusnya waktu 1 tahun itu mampu membuat pemerintah belajar cara mengambil keputusan yang tepat. 

Islam menjaga keamanan, keselamatan serta menjaga nyawa bagi seluruh makhluk hidup yang ada dalam kekuasaannya. Ketika satu wilayah mengalami musibah wabah, maka negara akan segera mengambil tindakan menutup wilayah tersebut dan mengisolasi seluruh warganya untuk tidak keluar dari wilayah tersebut. Begitu pula sebaliknya warga dari luar wilayah tersebut dilarang mendekat dan masuk ke wilayah tersebut. Maka wabah akan berhenti serta segera sirna dan dengan begitu maka ekonomi tidak akan terhambat. 

Ketika satu wilayah mengalami paceklik negara akan langsung turun tangan supaya paceklik tersebut tidak berlarut-larut seperti yang pernah terjadi pada masa kepemimpinan Umar Bin Khaththab, beliau langsung melakukan koordinasi dengan wilayah-wilayah yang memiliki kekayaan melimpah. Para pemimpin wilayah berlomba-lomba dalam kebaikan untuk membantu wilayah lain yang sedang mengalami paceklik seperti yang dilakukan Amr bin al-Ash, ketika menerima surat dari Khalifah Umar Bin Khaththab yang meminta bantuan untuk wilayah paceklik maka Amr bin al-Ash tidak menyia-yiakan kesempatan itu, Amr bin al-Ash langsung mengirimkan bantuan unta-unta yang kepalanya sudah sampai tujuan tapi ekornya masih ada di depan Amr bin al-Ash. Amr bin al-Ash bahkan masih mencari celah untuk mengirimkan bantuan selanjutnya jika masih ada jalan yang bisa dilalui untuk mengangkut bantuan dan masih banyak lagi kebijakan-kebijakan yang diambil oleh penguasa dalam menyelamatkan kepentingan rakyatnya dari masalah ekonomi dan wabah, rakyat merasa aman tanpa harus berpikir bagaimana menyelamatkan diri dari musibah yang terjadi saat itu. Karena pemerintah bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah.

Maka beban berat dalam sistem kapitalisme adalah keniscayaan karena landasan kehidupannya bukan pada agama. Sedangkan Islam adalah agama sempurna, yang telah memberikan seperangkat aturan bagi kita semua dan wajib hukumnya untuk menerapkan syariat Allah SWT dalam segala aspek kehidupan. Wallahu a’lam.[]

Oleh: Lutfiatul Khasanah

Posting Komentar

0 Komentar