Dr. Ahmad Yani Tegaskan Asal Muasal Terorisme tidak Datang dari Dunia Islam



TintaSiyasi.com-- Menanggapi teror yang belakangan terjadi di Indonesia, Ketua Umum (Ketum) Partai Masyumi Reborn Dr. Ahmad Yani S.H, M.H. menegaskan bahwa terorisme itu asal muasalnya tidak datang dari dunia Islam.

“Isu terorisme atau sabotase dan lain sebagainya itu asal muasal tidak datang dari dunia Islam, tidak datang dari kalangan Islam, itu yang ingin saya kemukakan,” ujarnya dalam acara Focus Group Discussion Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) ke-24: Terorisme Dalam Kacamata Para Tokoh, Sabtu (03/04/2021) di kanal YouTube PKAD. 

Ia menjelaskan, sesungguhnya teori sejarah terorisme yaitu tindakan yang dilakukan oleh sekelompok suku atau bangsa mencoba menyerang kerajaan-kerajaan terutama Roma dan kerajaan dibawah kekuasaan Roma yang dilakukan kaum bar-bar pada abad pertengahan.

Ia menjelaskan juga, bahwa Islam hanya mengenal konsep jihad fisabilillah yakni dalam rangka menegakkan kebenaran dan keadilan, menyebarkan nilai-nilai ajaran agama tersebut.

“Dan juga dalam rangka untuk mengajak orang dalam konteks bagaimana menegakkan prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Al-Qur'an tersebut” jelasnya.

Ia mengatakan, teror tidak dikenal di kalangan Islam, kerena Islam mengakui hak-hak yang bersifat individual dan juga yang bersifat kolektif yang diurus oleh negara. 

“Ini bedanya dengan marxisme yang mengakui kolektifitas hak berbangsa dan induvidulisme liberal, kapitalisme mengagung-agungkan para kapital,” bebernya.

Ia menyatakan, dalam konteks dunia sulit jika tidak mengkaitkan isu terorisme bukan bagian operasi intelijen karena ada kepentingan bisnis didalamnya.

“Isu terorisme dalam bentuk war on terrorism yang dikemukakan oleh Amerika adalah isu tentang bagaimana menguasai daerah-daerah yang punya sumber daya alam yang luar biasa terutama di daerah-daerah daerah Timur Tengah dan daerah Asia,” pungkasnya.[] Lukman Indra Bayu

Posting Komentar

0 Komentar