Ustaz Labib: Pendidikan di Indonesia Munculkan Pribadi-Pribadi Sekuler


TintaSiyasi.com-- Menanggapi potret pendidikan Islam di Indonesia, Ulama Aswaja Jabodetabek KH Rokhmat S Labib mengatakan, pendidikan di Indonesia justru memunculkan pribadi-pribadi yang sekuler. 

“Maka memunculkan pribadi-pribadi sekuler, inilah hasil didikan sekularisme memisahkan agama dengan kehidupan,” ujarnya dalam Diskusi Publik Pusat Studi dan Analisis Kebijakan (Pustaka): Ancaman Sekularisme Pendidikan Islam di Indonesia, Kamis (25/03/2021) di Youtube Pustaka Channel.

Ustaz Labib, sapaan akrabnya, menjelaskan, jika dalam sistem kapitalisme agama hanya sebagai bagian subkordinat dari bagian-bagian lain. “Begitulah sekularisme mengajarkan, sekalipun mengajarkan pelajaran agama maka agama tidak dijadikan sebagai dasar materialisme,” ungkapnya.

Jika, berbicara tentang pendidikan Islam, ia menjelaskan bahwa seharusnya yang ditekankan adalah perkara-perkara akidah. “Perkara akidah ini mengajarkan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad Rasulullah Saw adalah utusanNya, Al Qur'an sebagai aturan dan seterusnya. Dan semua itu diperdengarkan kepada telinga kita sejak baru lahir,” jelasnya.

Ia menyarankan, kepada negara untuk lebih menggokohkan akidah Islam kepada generasi, karena akidah menjadi pondasi bagi kehidupan. 

“Ketika akidah itu ditancapkan dalam diri seseorang, maka itu akan memancarkan mengharuskan dalam pikiran orang itu yang sesuai dengan pedoman atau landasan berpikir itu,” saranya.

“Landasan berpikir itu artinya ia akan menilai sesuatu berdasarkan Islam, mau menilai tentang peraturan undang-undang dan segala macam itu berdasarkan Islam,” tambahnya.

Ia mengatakan, selama sistem negara itu sekuler maka pendidikan Islam tidak bisa dihasilkan dengan benar. “Selama negara sistem sekuler, tidak akan pernah bisa memunculkan menghasilkan pendidikan yang Islam, karena pendidikan itu adalah cabang dari sebuah ideologi sebuah negara,” pungkasnya.[] Lukman Indra Bayu

Posting Komentar

0 Komentar