Prof. Daniel: Umat Islam Harus Mengembangkan Kurikulum Sendiri



TintaSiyasi.com-- Prof. Doktor. Daniel Rasyid, Ph.D.M RINA mengatakan, agar pendidikan Indonesia tidak dipengaruhi kurikulum pemerintah yang sekuler, maka pendidikan Islam bisa mengembangkan kurikulum sendiri.

"Saya kira umat Islam sendiri untuk tidak bergantung pada program pemerintah. Pendidikan dan sekolah-sekolah Islam dan pondok pesantren dan sebagainya bisa mengembangkan kurikulum sendiri yang tidak terlalu dipengaruhi oleh kurikulum pemerintah yang sudah jelas sekuler," ungkapnya di Youtube Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa Channel bertajuk
FGD#10 Peta Jalan Pendidikan Indonesia, Sabtu (13/3/2021).

Dia melanjutkan, selama pendidikan Islam tidak memiliki kemandirian regulasi dan masih mengikuti regulasi global yang memiliki agenda sendiri yaitu agendanya sekulerisasi dan de Islamisasi.

"Selama kita tidak memiliki kemandirian regulasi ya selama kita harus mengikuti regulasi global yang memiliki agenda sendiri dan itu agendanya sekulerisasi dan de islamisasi," tuturnya

Dia melanjutkan, permasalahannya pendidikan Indonesia ,terlalu dikuasai oleh sekolah yang sekadar untuk menyiapkan tenaga kerja. "Nah, kalau akibatnya nanti seperti Jepang atau lebih jelek lagi. Saya kira bisa diramalkan kasus ini. Sekarang ini saja hampir mirip Jepang," tegasnya.

"Jadi, blue print ini kalau dipelajari, praktiknya sudah menyimpang terlalu mengikuti aturan-aturan internasional yang sangat sekuler tidak bisa mengandalkan trend masa lalu ini peta ahistors oleh Bang Fahmi Lukman katakan tadi," pungkasnya.[] Fadhilah Fitri

Posting Komentar

0 Komentar