Lebih dari 160 Warga Rohingya di Jammu Dikirim ke Penjara



TintaSiyasi.com-- "Setidaknya terdapat 168 warga Rohingya telah dikirim ke penjara setelah mereka ditemukan tinggal di dalam kota (Jammu) secara ilegal," kata pegawai administrasi Sabtu kemarin (6/3/2021).

Dinas administrasi Jammu-Kashmir pada hari Sabtu lalu telah mulai menyelusuri kota untuk mengenali dan mengumpulkan data secara biometrik serta ciri-ciri lainnya dari warga Rohingya yang tinggal di Jammu. Penelusuran itu adalah bagian dari pelatihan untuk mengenal jejak pendatang asing yang tinggal di kota tanpa dokumen yang valid.

“Setidaknya 168 warga illegal rohingya dikirim ke penjara Hiranagar,” kata seorang polisi senior kepada PTI (Press Trust of India).

"Proses verifikasi untuk warga Muslim Rohingya dari Myanmar telah dibawa ke Stadion MAM yang tengah dijaga dengan ketat," kata dia. 

"Penambahan verifikasi data yang lebih ketat juga sedang dilakukan," menurut polisi senior tersebut. 

"Seperti penelusuran sabtu kemarin, dengan data-data biometrik, keterangan lainnya, seperti lokasi tinggal, di mana warga Rohingya dikumpulkan," tutur polisi tersebut. 

Warga Rohingya menggunakan dialek Bengali sebagai bahasa komunikasi antar sesama Muslim di Myanmar. Disebabkan terjadinya persekusi di negara mereka, banyak dari mereka yang masuk ke India secara ilegal melalui Banglades dan mengambil tempat tinggal di Jammu dan bagian wilayah India lainnya. 

Banyak di antara partai politik dan organisasi sosial di Jammu menyarankan agar segera mengambil langkah untuk mendeportasi kembali warga Rohingya juga yang berkebangsaan Banglades. Dengan tuduhan bahwa kehadiran mereka adalah sebuah “konspirasi untuk meningkatkan demografi Muslim” di regional dan bisa menjadi ancaman bagi keamanan. 

Kini, lebih dari 13.700 pendatang asing, termasuk warga Muslim Rohingya dan berkebangsaan Banglades, memilih tinggal di wilayah distrik Jammu dan Samba. Yang jumlah populasi mereka bertambah hingga mencapai lebih dari 6000 antara tahun 2008-2016, berdasarkan data resmi pemerintah setempat.[]

Diterjemahkan oleh: M. Siregar dari artikel berjudul The Kashmir Walla: Over 160 Rohingyas Living in Jammu sent to Jail



Posting Komentar

0 Komentar