Di posisi 60, Ketahanan Pangan Indonesia Jauh di Bawah Zimbabwe dan Ethiopia



TintaSiyasi.com-- Ketahanan pangan Indonesia dinilai direktur elSAD Muhammad Ismail masih jauh di bawah Zimbabwe dan Ethiopia.

“Menurut the economies inteligent unit tahun 2020, Indonesia berada di posisi 60. Jauh di bawah Zimbabwe, di peringkat 31 dan Ethiopia di peringkat 27,” ungkapnya dalam acara Kabar Malam: Negeri Krisis Pangan Atau Krisis Negarawan? Senin (22/03/2021), di kanal Youtube News Khilafah Channel.

Ismail melihat dari indeks ketahanan pangan, Indonesia dinilai sangat buruk dalam ketahanan pangan yang mengukur tingkat keberlanjutan dan ketersediaan bahan pangan. “Kita lihat Ethiopia, Zimbabwe itu kan daerah Afrika. Ethiopia di awal kecil saya itu dulu termasuk negara yang miskin, identik dengan kelaparan. Itu posisinya 2020 itu di peringkat 27. Di indeks ketahanan pangan internasional. Sementara Indonesia di posisi 60,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyajikan data indeks kelaparan dari global hungry index. “Poin Indonesia buruk sekali yakni 19.1. Hampir sama dengan Filipina 19.0,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan nilai tersebut, Indonesia berada di level kelaparan yang sangat serius. “Jadi, kita jauh di bawah Thailand yang ada di posisi 10.2, Malaysia 13.3 dan Vietnam 13.6. Ini dari indeks kelaparan atau global hungry index,“ pungkasnya. [] Achmad Mu’it

Posting Komentar

0 Komentar