Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, UIY: Korupsi Meningkat, Tidak Terlalu Mengejutkan



TintaSiyasi.com-- Merespon laporan indeks persepsi korupsi Indonesia yang mengalami penurunan tahun lalu 40 sekarang 37, Cendekiawan Muslim Ustaz Ismail Yusanto membacanya sebagai bukti peningkatan korupsi di Indonesia dan sesuai fakta itu tidak terlalu mengejutkan.

"Apa yang kita bisa baca dari laporan itu (indeks persepsi korupsi) menyebutkan bahwa korupsi di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Saya kira laporan ini tidak terlalu mengejutkan, oleh karena memang kita juga menyaksikan secara langsung. Bagaimana korupsi di negeri ini makin hari makin bertambah," tuturnya dalam video pendek berdurasi 4 menit yang diunggah kanal youtube Fokus Khilafah Channel, Ahad (31/1/2021).

Menurutnya, penambahan ini meningkat baik dari sisi kuantitas, area atau dana yang dikorupsi. Bahkan, ia sangat terhentak oleh operasi tangkap tangan seorang pejabat tinggi yang kedapatan mengkorupsi dana bantuan sosial.

"Ini tentu sangat tragis, bagaimana bisa dana untuk orang miskin pun diembat," pikirnya.

Ia meyakini, para pelaku akan terungkap jika penyelidikan berjalan secara transparan, jujur dan tegas.

Apalagi, ia mendengar telah disebut aliran dana sampai kepada seorang perempuan dengan kedudukan tinggi dengan istilah Madam di negeri ini dengan partainya.

Tapi, ia juga tidak terlalu berharap kasus ini dapat terungkap secara transparan. "Kita mungkin tidak terlalu banyak berharap bahwa hal seperti ini akan terungkap secara transparan," pungkasnya.[] Dewi Srimurtiningsih

Posting Komentar

0 Komentar