HTI Disamakan PKI, UIY Nilai Sudah Buta Mata dan Hatinya



TintaSiyasi.com-- Menyoroti adanya anggapan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) disamakan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), Cendekiawan Muslim Ustaz Ismail Yusanto (UIY) menilai, hal itu sebagai bentuk buta mata dan hatinya.

“Saya kira, kita ini sudah bukan hanya bertindak seperti orang yang buta. Buta artinya tidak bisa melihat, tapi juga sudah buta hati,” ujarnya dalam acara Fokus: RUU Pemilu, Rampas Hak Politik di kanal YouTube Fokus Khilafah Channel, Ahad (31/01/2021).

Ia menyayangkan, adanya anggapan menyamakan HTI dengan PKI. “HTI itu kan organisasi dakwah Islam, bagaimana bisa disamakan dengan komunis. PKI memberontak, membunuh, sekian ribu orang dibantai,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, HTI sepanjang kegiatan selalu berlangsung dengan tertib. “Semuanya berjalan dengan ketentuan, peraturan, dan hukum yang ada,” ungkapnya.

Ia menilai, aparat tau betul bagaimana aksi yang dilaksanakan HTI.

“Aparat pada waktu itu hapal betul, begitu tau yang melaksanakan aksi HTI, mereka bukan bersiap siaga malah duduk karena tau bahwa tidak akan terjadi apa-apa,”terangnya.

Ia menyampaikan, bahkan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pernah meminta pendapat HTI terkait rencana amandemen Undang-undang Migas.

“Saya pernah menghadiri sejumlah forum di DPR, termasuk juga di Komisi VII pada waktu itu sama dengan NU dan Muhammadiyah untuk didengar pendapatnya berkenaan dengan rencana amandemen Undang-Undang Migas,” pungkasnya.[] Aprilia Soga

Posting Komentar

0 Komentar