Direktur IJM Beberkan Tiga Dampak Kerusakan Akibat Khilafah Runtuh



TintaSiyasi.com-- Seratus tahun Dunia tanpa khilafah, Direktur Indonesia Justice Monitor Agung Wisnu Wardhana mengatakan, ada tiga bagian kerusakan pasca keruntuhan khilafah yang terjadi di Indonesia dan seluruh dunia.

“Ada tiga bagian kerusakan pasca-keruntuhan khilafah yang terjadi di Indonesia dan seluruh dunia yang luar biasa sekali kerusakannya,” tuturnya dalam acara Kabar Malam: Nestapa Indonesia Tanpa Khilafah, Jumat (19/02/2021) di Channel YouTube News Khillafah Channel.

Menurutnya, pecahnya umat Islam menjadi hampir lebih 50 negara bangsa atau nation state dengan semangat kemerdekaan bangsa karena tidak ada ikatan Islam sama sekali. "Kedua, sekulerisme di bidang politik. Sebelum runtuhnya Daulah khilafah Turki Utsmani, sekulerisme sudah ramai dibicarakan di Indonesia. Bisa dilihat dari berbagai memoar antara Budi Utomo yang semangat membawa sekulerisme serta Syarikat Islam yang membawa Islam," ujarnya.

Ketiga, sekulerisme di bidang ekonomi yang melahirkan kapitalisme. "Kapitalisme yang menjadi landasan, mengeksploitasi SDA di negeri-negeri Muslim termasuk Indonesia. Pasca Orde Baru tambang emas dikuasai oleh Multinational Corporation AS," ungkapnya.

Menurutnya, 100 tahun dunia tanpa khilafah kerusakan terjadi diberbagai bidang, karena meninggalkan syariat.  

“Pentingnya Indonesia harus mengambil khilafah, karena hanya dengan khilafah syriat Islam bisa dilaksanakan sempurna dan yang bisa melawan kapitalisme hari ini hanya khilafah tidak ada yang lain,” pungkasnya [] Alfia Purwanti

Posting Komentar

0 Komentar