Aktivis 98: Mari Kita Menangkan Islam dengan Tegaknya Khilafah



TintaSiyasi.com-- Merespon seratus tahun runtuhnya khilafah, Aktivis 98 Agung Wisnuwardana mengajak umat Islam untuk meraih kemenangan Islam dengan tegaknya khilafah.

"Yang mesti kita lakukan adalah terus memperjuangkan khilafah, membangun persatuan dan terus memyadarkan umat agar mereka sadar bahwa sekarang ini sedang terjadi pertarungam ideologi dan mari kita menangkan Islam dengan tegaknya khilafah," tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Sabtu (20/2/2021)

Ia mengatakan, pascaruntuhnya daulah Khilafah Ustmaniyah 28 Rajab 1342 H, muncul banyak kerusakan yang menimpa dunia Islam. Terjadi perubahan signifikan ke arah negatif yang mengarah pada kemunduran umat Islam di berbagai penjuru dunia. 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tiga hal pokok terkait kerusakan yang timbul pascaruntuhnya khilafah. Pertama, umat Islam terpecah menjadi lebih dari 50 negara bangsa (nation state). Negara yang dibangun dengan ikatan nasionlalisme yang lepas dari ikatan Islam. Hal ini memunculkan ketidakpedulian satu wilayah dengan wilayah yang lain. 

"Hal inilah yang kemudian menimbulkan ketertindasan pada umat islam diberbagai tempat. Tanpa ada kepedulian dari umat Islam untuk menyelesaikannya dengan tuntas," ujarnya.

Kedua, munculnya sekularisme dibidang politik yaitu pemisahan agama dari kehidupan bernegara. Dalam konteks politik itulah yang disebut dengan demokrasi, kedaulatan di tangan rakyat menyebabkan hukum-hukum Allah ditinggalkan.

"Dari sinilah kemudian muncul kekuasaan dipimpin oleh mereka yang tidak peduli hukum Allah sama sekali. Akhirnya, hukum Allah dicampakkan melalui konteks demokrasi," ungkapnya.

Ketiga, sekularisme di bidang ekonomi. Pemisahan agama dengam kehidupan dalam urusan ekonomi yang mengakibatkan sumber daya alam negeri-negeri Islam dikeruk habis oleh penjajah kapitalis. 

"Rakyat di negeri-negeri Muslim akhirnya menjadi tertindas, miskin dan tidak mendapatkan kesejahteraan yang layak. Pengerukan kekayaan sumber daya alam umat Islam ini terjadi di seluruh negeri-negeri kaum Muslimin," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar