100 Tahun tanpa Khilafah, Pengamat: Umat Islam Bagai Binatang Buruan yang Siap Dimangsa




TintaSiyasi.com-- Memperingati 100 tahun umat Islam tanpa khilafah, Pengamat Politik Internasional Ustaz Umar Syarifuddin mengatakan, umat Islam bagai binatang buruan yang siap dimangsa.

“Umat Islam bagi Barat seperti binatang buruan yang siap dimangsa,” tuturnya kepada Tintasiyasi.com, Senin (22/02/2021).

Ia mengungkapkan, upaya Barat dalam mempertahankan kapitalisme yang sudah sekarat telah meyerang ajaran islam yang agung. “Elit-elit politik Barat berupaya melakukan penyesatan politik seolah-olah kekacauan dunia disebabkan oleh Islam yang oleh Barat disebut radikal,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama 100 tahun tanpa khilafah, dunia diselimuti oleh perang besar seperti Perang Dunia I dan II serta perang-perang yang tak terhitung jumlahnya. “Bukan Islam yang menjatuhkan bom-bom uranium dan fosfor putih di Gaza. Bukan Islam yang menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima atau Nagasaki,” jelasnya.

Ia menilai, dunia yang dipimpin oleh barat dengan ideologi kapitalismenya telah merampok kekayaan alam milik negeri-negeri muslim, lalu meninggalkan mereka sebagai negara yang lemah, terpecah belah, dan konflik yang berkepanjangan.

Ia mengungkapkan, tuduhan-tuduhan keji terus dialamatkan pada umat Islam dan ajarannya. Amerika Serikat dan sekutunya dengan mudahnya membunuh siapapun yang menentang kepentingan Amerika Serikat dengan dalih bahwa mereka adalah bagian daripada Al-Qaida.

“Negara Paman Sam itu tinggal menyebut: yang terbunuh adalah al-Qaida. Agar sah dibunuh, siapapun yang menentang kepentingan Amerika Serikat, siapapun yang ingin membebaskan negaranya dari penjajahan, akan dicap sebagai Al-Qaida meskipun mereka adalah anak-anak dan ibu-ibu tua yang lemah,” pungkasnya.[] Aprilia Soga

Posting Komentar

0 Komentar