100 Tahun tanpa Khilafah, Dosol Uniol 4.0: Menegakkannya Kewajiban Terbesar Syariah


TintaSiyasi.com-- Merespon 100 tahun runtuhnya Khilafah, Dosen Online (Dosol) Universitas Online (Uniol) 4.0 Diponorogo Achmad Mu'it mengatakan, menegakkan khilafah adalah kewajiban terbesar syariah.

"Menegakkan khilafah adalah kewajiban syariah. Bahkan kewajiban syariah terbesar. Dan kewajiban ini telah menjadi ijma’ sahabat," tegasnya dalam Kuliah Online, Sabtu (20/02/2021) di WhatsApp Group (WAG) Uniol 4.0 Diponorogo.

Ia mengutip dari Imam al-Haitami yang menegaskan, para sahabat ra telah bersepakat, mengangkat seorang imam atau khalifah setelah zaman kenabian berakhir adalah wajib. “Bahkan mereka menjadikan upaya mengangkat imam atau khalifah sebagai kewajiban paling penting. Mereka lebih menyibukkan diri dengan kewajiban itu dengan menunda (sementara) kewajiban menguburkan jenazah Rasulullah SAW," ujarnya.

Ia menilai jika kewajiban tersebut tidak dilaksanakan maka akan terjadi fitnah sebagaimana yang diungkap oleh Imam Ahmad ra. “Jika tidak, maka benarlah apa yang dinyatakan oleh Imam Ahmad ra., dalam riwayat Muhammad bin ‘Auf bin Sufyan al-Hamshi bahwa akan terjadi fitnah (kekacauan) jika tidak ada seorang imam (khalifah) yang mengurusi urusan manusia," katanya.

Ia sepakat dengan para ulama yang menyebut Khilafah sebagai tajul furudh (mahkota kewajiban). “Dengan Khilafah, semua kewajiban di dalam agama Islam akan tertunaikan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia berharap khilafah segera tegak karena tanpanya syariah Islam tidak bisa diterapkan secara menyeluruh.

"Tanpa khilafah, syariah Islam tak bisa diterapkan secara kafah. Tanpa Khilafah, bahkan penyebaran risalah Islam ke seluruh dunia dengan dakwah dan jihad fi sabilillah terhenti. Oleh sebab itu, kita tentu sangat berharap Khilafah ‘ala minhaj an-Nubuwah ini akan segera bisa ditegakkan kembali oleh kaum Muslim," pungkasnya.[] Munamah

Posting Komentar

0 Komentar