Wakil Dekan Dicopot, RG: Kampus Dilindungi Kebebasan Akademik



TintaSiyasi.com-- Menyoroti Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Dr. Asep Agus Handaka Suryana dicopot dari jabatannya karena diketahui pernah ikut HTI ( Hizbut Tahrir Indonesia), Rocky Gerung heran. Ia menilai, kampus dilindungi oleh kebebasan akademik.

"Kampus itu dilindungi oleh kebebasan akademik," ungkapnya, Senin (04/01/2021) di Channel YouTube Rocky Gerung Official dan Channel YouTube FNN.

Lanjut Bung Rocky sapaan akrabnya mengira, Asep dicopot karena plagiat, ternyata karena HTI. Ia mempertanyakan, apakah nanti seluruh anggota HTI tidak boleh jadi ASN atau menduduki jabatan strategis di kampus. Padahal, katanya, kampus itu diproteksi oleh prinsip bahwa segala sesuatu harus bisa dipertengkarkan (didiskusikan). 

"Demikian juga HTI, ide HTI akan dipertengkarkan di kampus. Saya berapa kali kasih webinar dengan HTI waktu itu, dan mereka berdebat dengan saya kan?" tanyanya. 

"Jadi ini hal yang aneh gitu. Bagaimana mungkin universitas dikendalikan oleh kekuasaan? Ajaiblah," imbuhnya.

Ia menganggap, hal itu preseden buruk tentang civilies liberties dan kemerdekaan sipil. Karena, katanya, kemerdekaan sipil tidak lagi terjamin dan membuat semua orang khawatir.

"Kalau saya misalnya masuk PSSS (Persatuan Sepak bola Sentul), suatu waktu ada pengurus PSSS yang pernah jadi aktivis HTI. Lalu saya dianggap terpapar dengan HTI, karena anggota dari perhimpunan persepak-bolaan Sentul. Jadi dihubung-hubungkan terus oleh pemerintah hal yang sebetulnya sudah selesai, sudah dibubarkan HTI. Ngapain itu dilekatkan?" imbuhnya.

Menurutnya, HTI sudah dibubarkan, maka aneh jika dicari-cari terus kesalahannya. "Jadi ya sudah selesai sampai di situ kan? Ngapain dicari-cari lagi mantan, ya sudah mantan ya sudah itu. Dia (Asep) sudah menerima keputusan pemerintah, bahwa dia melakukan aktivitas pikirannya, ya sudah itu urusan dia (Asep) bukan urusan organisasi," pungkasnya.[] Munamah

Posting Komentar

0 Komentar