Pakar Hadis: Umat Islam Wajib Imani Fase Khilafah



TintaSiyasi.com-- Pakar Hadis Dr. Syahrir Nuhun Lc. M.Th.I mengajak umat Islam untuk mengimani sekaligus meyakini hadis Rasulullah Saw, mengenai tegaknya khilafah diatas manhaj (jalan) kenabian.

"Maka akan muncullah fase yang kelima yaitu fase Khilafah yang tegak di atas manhaj kenabian, dan sekali lagi kita wajib untuk mengimani dan meyakini hal tersebut," tegasnya dalam acara FGD#16: The Otoritarian State Tanda Bangkitnya New Chalipate? di kanal YouTube PKAD (Pusat Kajian & Analisis Data), Sabtu (16/01/2021).

Menurutnya, ada beberapa kaidah dasar yang semestinya umat Islam pahami dengan baik. Pertama, bahwasannya pertolongan itu hanya datang dari Allah saja, Allahlah yang akan memberikan nushrah (pertolongan), Allahlah yang akan memberikan nushrah, memberikan pertolongan dan kemenangan.

"Karena pertolongan itu datangnya dari Allah maka semestinya, setiap Muslim meminta pertolongan itu hanya kepada Allah SWT. Maka yang mesti dilipatgandakan adalah doa-doa kita kepada Allah SWT, kita mesti sungguh-sungguh mendekatkan diri kita kepada Allah SWT," tuturnya.

Menurutnya, boleh jadi nushrah itu belum diturunkan oleh Allah, kemenangan itu belum diturunkan oleh Allah, karena bisa jadi fase ke-5 tadi belum tiba, karena belum sungguh-sungguh berdoa dan mendekatkan diri kita Allah SWT.

 "Kedua, Allah akan memberikan nushrah-Nya apabila umat ini menolong agama Allah SWT. Jika kalian menolong agama Allah maka Allah akan menolong kalian dan akan meneguhkan pendirian kalian," katanya.

Ia mengatakan bahwa menolong tegaknya agama Allah dengan sungguh-sungguh dan mengajak manusia untuk bertakwa, serta menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah pada yang mungkar, sudah menjadi ciri khas umat Islam. Tambahnya, tanpa itu semua umat Islam akan kehilangan identitas, dakwah yang menjadi ciri umat Islam, amar ma'ruf nahi mungkar yang menjadi ciri umat Islam.

"Itu yang membedakan dari umat dan agama yang lainnya, dan sekaligus faktor inilah umat ini menjadi khairu ummah (umat terbaik). Tanpa itu semua kualitas khairu ummah akan hilang dari umat ini, dan identitas umat ini akan menjadi hilang," ungkapnya.

Ia memberikan ulasan yang ketiga, Allah SWT akan memberikan nushrah melalui perantaraan, melalui perantara orang-orang yang beriman. "Dialah (Allah) yang akan menguatkan dia (Muhammad), dengan nusroh dariNya dengan perantaraan orang-orang yang beriman."

"Maka mestinya dakwah ini, seruan ini dilakukan secara kolektif, secara berjamaah, secara bersama-sama. Insya Allah dengan cara yang seperti itu pertolongan yang Allah SWT janjikan, kekuasaan yang Allah SWT janjikan pada Al-Qur'an surah (An-Nur :55). Allah telah menjanjikan janji ini telah berlaku pada setiap masa," imbuhnya.

"Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal sholeh niscaya Allah pasti benar-benar sungguh-sungguh Allah akan memberikan kekuasaan si muka bumi ini sebagaimana Allah telah memberikan kekuasaan sebelum mereka, dan Allah akan meneguhkan agama mereka yang mereka ridhoi (Islam) dan Allah SWT akan mengganti suasana ketakutan itu merasa aman." TQS. An Nur:55.

 "Maka janji Allah itu berlaku secara mutlak, berlaku secara umum kita wajib meyakininya," tandasnya. Ia menjelaskan, kaidah keempat, Allah SWT akan memberikan pertolongan kekuasaan itu setelah umat ini mengalami masa-masa yang sulit, mengalami ujian, mengalami penderitaan. "Apakah kalian menyangka kalian akan masuk surga dengan begitu mudahnya, bukankah telah datang perumpamaan tentang umat-umat sebelum kalian? Umat-umat sebelum kita itu mereka diuji dengan sekian banyak ujian. Begitu beratnya ujian cobaan, orang beriman bertanya-tanya kiranya pertolongan Allah ini akan tiba? tanyanya.

Ia mengatakan bahwa kezaliman pasti akan runtuh, pada saat itulah Allah tegaskan (dalam Al-Qur'an), ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah SWT sungguh sangatlah dekat. Ia menegaskan, tidak ada setelah kesempurnaan itu atau puncak dari sesuatu kezaliman, ketika bulan sudah purnama, maka besok malam bulan itu akan mulai berkurang kembali menjadi bulan yang sabit, begitu juga kezaliman. 

Ia memaparkan, ketika kezaliman telah mencapai puncaknya, maka pasti kezaliman itu akan runtuh. "Tidaklah mungkin kezaliman akan berada dipuncaknya secara terus-menerus, pada suatu masa kezaliman itu akan runtuh. Maka begitulah kekuasaan otoriter pada suatu masa kekuasaan itu akan berakhir dan runtuh," ujarnya.

Menurutnya, pada saat itulah kita mengharapkan kekuasaan dari Allah SWT, yang diberikan kepada orang-orang yang beriman. "Asalkan satu, kita sungguh-sungguh berdoa kepada Allah, kemudian melakukan ini (dakwah) secara politik secara berjamaah sabar didalam perjuangan," imbuhnya.

"Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kesabaran kepada semua yang memperjuangkan pada tegaknya kebenaran diatas muka bumi ini. Semoga Allah memberikan kemuliaan kepada kita semua aamiin," pungkasnya. [] Munamah

Posting Komentar

0 Komentar