Kontroversi Vaksin, Ajengan YRT: Setiap Obat Harus Teruji Keamanannya

TintaSiyasi.com-- Menanggapi kontroversi vaksin di masyarakat, Mudir Ma’had Darul Hadits Khadimus Sunah Bandung Ajengan Yuana Ryan Tresna menilai negara harus memastikan setiap obat (termasuk vaksin) telah teruji keamanannya.

“Negara juga harus memastikan bahwa setiap obat itu harus diuji keamanannya. Ini  memang wilayah para ahli, wilayah otoritas tertentu sebelum ditawarkan kepada warganya,” tuturnya dalam acara Diskusi Media Ummat: Kontroversi Vaksinasi di kanal YouTube Media Umat, Ahad (17/01/2021).

Menurutnya,  pemerintah harus mampu meyakinkan masyarakat terkait keamanan vaksin. Karena saat ini ia menilai, telah terjadi distrust (ketidakpercayaan) di tengah masyarakat terkait dengan kredibilitas pemerintah.

“Oleh karena itu harus diyakinkan, diberikan penjelasan termasuk orang-orang yang amanah di kalangan para ilmuan, para tenaga kesehatan harus juga memberikan penjelasan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa jaminan dan fasilitas kesehatan merupakan tanggung jawab pemerintah. “Pada level pemerintahan negara dalam Islam itu memiliki  tugas untuk menjaga urusan masyarakat termasuk memberi perawatan kesehatan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah harus melakukan berbagai macam riset untuk bisa menyelesaikan berbagai macam persoalan. Termasuk menjalankan peran serta masyarakat dengan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3T (testing, tracing dan treatment) pemerintah yang sampai hari ini menurutnya masih sangat lemah.

"Baik itu 5M di masyarakat maupun 3T di pemerintah ini sangat lemah,” pungkasnya.[] Aprilia Soga

Posting Komentar

0 Komentar