Ajengan Yuana Ryan Tresna Ungkap Tasyabuh Bisa Berpahala dan Berdosa



TintaSiyasi.com-- Menanggapi polemik tasyabuh tentang perayaan tahun baru Masehi di tengah umat Islam, Khadim Ma'had Khadimus Sunnah Bandung, Ajengan Yuana Ryan Tresna memberikan pandangannya. 

“Tasyabuh itu berpahala atau berdosa? Ya, tergantung siapa yang diserupai. Jika menyerupai atau mengikuti syariat dan jalan hidup orang kafir, berarti berdosa. Tapi kalau menyerupai orang mukmin yang shalih, apalagi menyerupai generasi terbaik shahabat tabi'in-tabi' tabi'in, tentu saja baik. Berpahala. Masing-masing ada dalilnya," tuturnya kepada Tintasiyasi.com, Jum'at (1/1/2021).

Ia menjelaskan macam-macam tasyabuh yang haram dan yang boleh jika dilakukan oleh kaum Muslimin. Pertama, menurutnya, tasyabuh kepada orang kafir dalam ibadah dan cara hidup mereka adalah haram. Kedua, tasyabuh kepada orang kafir di luar ibadah dan cara hidupnya adalah boleh. Ketiga, tasyabuh ke orang mukmin yang shalih seperti tabi'in-tabi' tabi'in, dan ulama-ulama yang salih adalah baik.

Ulama yang akrab disapa Ajengan Yuana mengatakan, soal tahun baru Masehi yang disebut tasyabuh itu adalah perayaannya. “Yang bukan jalan hidup Muslim itu adalah perayaannya, kalau tahun barunya itu sunatullah,” ujarnya.

“Tahun baru fenomena alam yang merupakan sunatullah yang bumi mengelilingi matahari. Semua adalah ayat-ayat Allah” pungkasnya. [] Liza Burhan

Posting Komentar

0 Komentar