Ustazah Ratu Erma Tegaskan Islam Politik Hanya Bisa Diterapkan dengan Khilafah


TintaSiyasi.com-- Menyoal adanya anggapan Islam politik dapat dijalankan dalam sistem demokrasi, Pemerhati Kebijakan Keluarga dan Generasi, Ustazah Ratu Erma Rahmayanti, S.P menegaskan Islam politik hanya bisa diterapkan dengan khilafah.

"Masih ada proses interaksi parpol (partai politik) Islam ideologis dengan umat yang harus disempurnakan. Gambaran Islam politik di tengah umat masih berbeda-beda, belum bulat bahwa Islam itu harus dan hanya bisa diterapkan dengan tegaknya khilafah," tuturnya dalam acara Refleksi Akhir Tahun: Berkah dengan Khilafah, Sabtu (26/12/2020) di ruang zoom.

Menurutnya, masih ada tokoh umat yang berpandangan cukup dengan mengganti undang-undang dengan bernuansa syari’ah Islam, tanpa mengubah sistem politiknya. "Seperti yang tadi sudah diuraikan, berharap pada sistem yang ada yaitu demokrasi menjadi jalan penerapan Islam," ujarnya. 

Menurutnya, umat masih belum kompak untuk menerima khilafah sebagai pengatur dalam segala aspek kehidupan. "Di tengah umat, nyatanya belum serempak untuk menyerahkan kekuasaan yang ada pada mereka kepada kepemimpinan khilafah," imbuhnya.

Ia menjelaskan, adanya yang beranggapan demikian karena masih belum memahami apa seutuhnya tentang demokrasi, dan masih memandang demokrasi sebagai tempat musyawarah (syuura) saja. "Padahal ia (demokrasi) adalah ide kompromi yang lahir dari sebuah konflik kepentingan di bangsa non Islam," katanya. 

Menurutnya, ada empat hal yang mesti ada pada umat, yaitu pertama umat memahami khilafah, cara memperjuangkannya, dan mekanisme khilafah dalam mengurusi urusan umat. Kedua, umat tahu bahwa kaum kafir (barat penjajah) benci Islam, takut khilafah dan memusuhi umat Islam, sehingga segala narasi negatif tentang khilafah adalah karena kebenciannya. Ketiga, memahami kekeliruan penerapan sistem kapitalisme dan belenggu kaum kafir penjajah melalui sistem tersebut. Keempat, percaya dan mau berjuang bersama parpol Islam ideologis untuk mengembalikan kehidupan Islam dalam bingkai khilafah.

SeIanjutnya ia membeberkan peran parpol Islam ideologis sebagai berikut. Pertama, membina umat secara khusus dan umum dengan tsaqofah Islam yaitu Islam politik. Kedua, melakukan diskusi dan menyebarkan opini, ide, dan hukum Islam dalam menyelesaikan persoalan umat. Ketiga, mengajak umat memperjuangkan Islam politik.[] Ika Mawarningtyas

Posting Komentar

0 Komentar