Ustaz MIY Nilai Penahanan HMRS Bernuansa Politik



TintaSiyasi.com-- Penahanan Imam Besar (IB) Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab (HMRS) mendapat perhatian berbagai kalangan, Cendekiawan Muslim, Ustaz Muhammad Islamil Yusanto (MIY) menilai penahanan HRS sangat bernuansa politik.

"Jadi saya kira sangat jelas sekali bahwa nuansa politiknya itu sangat keras," ujarnya dalam Kajian Online Fokus: HRS Ditahan, Kriminal Atau Politis, Ahad (13/12/2020) di kanal Youtube Fokus Khilafah Channel.

Ia mengatakan bahwa penahan HRS itu sangat jelas terlihat motif politik di dalamnya . Menurutnya, justru tidak faktual jika kita mengatakan itu bukan masalah politik. "Jadi itu yang faktual politis, bukan kriminal," ungkapnya.

Menurutnya, penahanan HRS itu juga tak bisa dilepaskan dari peristiwa pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu. Dia mengatakan pihak yang kalah dalam pilkada waktu itu masih memyimpan kemarahan dan kekecewaan yang sangat mendalam menyusul karena pilkada tidak sesuai dengan harapan mereka.

"Dan itu pula yang kemudian menjawab apa yang secara kasat mata dilihat oleh publik gitu, apa yang sering kita katakan diskriminasi. Jadi hal yg sama dilakukan oleh org lain tidak diproses atau tidak dianggap sebagai sebuah kesalahan, smentara pada Habib itu seolah-olah Habib melakukan sebuah kesalahan besar," terangnya.

Selain masalah politik, kasus HRS menurutnya juga ada upaya mencari-cari kesalahannya. "Kalau tidak mencari-cari pasti dari proses penyelidikan itu pasti konsisten sampai kepada penyidikan, itu berarti tidak ada yang dicari," bebernya.

"Jadi harus ada pasal yang ancamannya diatas lima tahun dan karena itulah boleh ditahan gitu. Jadi obyektifnya itu adalah bagaimn Habib bisa segera masuk," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar