Kebenaran Itu Bernama Islam

 
Allah Swt. berfirman, 

اَلۡحَـقُّ مِنۡ رَّبِّكَ فَلَا تَكُوۡنَنَّ مِنَ الۡمُمۡتَرِيۡنَ

"Kebenaran itu adalah dari Rabb-mu, maka jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu." (QS. Al-Baqarah:147)

Kebenaran itu Islam

Kebenaran absolut hanya milik Allah Swt. 

اِنَّ الدِّيۡنَ عِنۡدَ اللّٰهِ الۡاِسۡلَامُ

"Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam.."(QS. Ali Imran: 19)

اَ لۡيَوۡمَ اَكۡمَلۡتُ لَـكُمۡ دِيۡنَكُمۡ وَاَ تۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِىۡ وَرَضِيۡتُ لَـكُمُ الۡاِسۡلَامَ دِيۡنًا‌

"Pada hari ini telah Kusempurnakan bagimu agamamu, dan telah Kucukupkan atasmu ni'mat-Ku, dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu..."(QS. al-Ma'idah: 3)

وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُۚ وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

"Barang siapa yang mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima agama itu daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi."(QS. Ali Imran: 85)

Umar bin Khaththab berkata, 
"Jika ada seribu orang yang membela kebenaran, aku berada diantaranya. Jika ada seratus orang yang membela kebenaran, aku berada diantaranya. Jika ada sepuluh orang pembela kebenaran, aku tetap ada di barisan itu. Dan jika hanya ada satu orang yang tetap membela kebenaran, maka akulah orangnya.” 

Islam mengajarkan kita kebenaran hingga kita layak bersyukur, " Alhamdulillah. I'm proud to be a muslim."

Di antara kebenaran Islam itu adalah: 

Pertama. Allah adalah Rabb kita. 

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

"katakanlah: 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah tuhan yang bergantung kepadanya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak seorangpun yang setara dengan Dia." (QS. Al-Ikhlas: 1-4)

Kedua. Al-Qur'an petunjuk hidup manusia. 

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ ھُدًى لِّلْمُتَّقِيْ

"Kitab (al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa." (QS. Al-Baqarah: 2)

Al Qur'an adalah mukjizat nabi Muhammad. 
"It's such an amazing holy book",  hingga mendorong seorang W.E Hocking untuk berkomentar, "Oleh karena itu, saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa al-Qur'an mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan, bahwa hingga pertengahan abad ke tiga belas, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia barat".

Ketiga. Nabi kita adalah Muhammad saw.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ اَبَآ اَحَدٍ مِّنۡ رِّجَالِكُمۡ وَلٰـكِنۡ رَّسُوۡلَ اللّٰهِ وَخَاتَمَ النَّبِيّٖنَ ؕ 

"Muhammad sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah rasulullah dan penutup para nabi." (QS. al-Azhab: 40)

لَقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِىۡ رَسُوۡلِ اللّٰهِ اُسۡوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنۡ كَانَ يَرۡجُوا اللّٰهَ وَالۡيَوۡمَ الۡاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيۡرًا

"Sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yakni bagi orang-orang yang mengharap  rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Azhab: 21)

Tak hanya Allah, malaikat, sahabat dan umatnya yang memuliakan Rasulullah, tapi juga orang-orang kafir. 
Mereka adalah Michael Hart, penulis "100 Tokoh Paling Berbengaruh di Dunia",
"Dia (Muhammad) adalah orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia. Lebih dari Newton dan Yesus (nabi Isa) atau siapapun di dunia ini."

Lamartine, pemikir barat, "Bila kebenaran tujuan dan kecilnya alat serta hasil yang menakjubkan merupakan tiga ukuran kebesaran manusia, maka siapakah yang berani membandingkan Muhammad dengan orang besar dalam sejarah modern? Orang-orang yang paling mashyur menciptakan senjata, undang-undang dan eksperimen belaka. Yang mereka bangun tidak lebih dari kekuatan materiil yang sering ambruk di hadapan mereka sendiri. Sementara laki-laki ini (Muhammad) tidak hanya menggerakkan dinasti-dinasti, melainkan juga berjuta-juta manusia dalam sepertiga bagian dunia yang telah dikenal pada masa itu. Dan lebih dari itu, ia menggoncangkan rumah-rumah berhala, mengobarkan ide-ide agama, kepercayaan-kepercayaan di setiap jiwa manusia di atas dasar sebuah kitab (al-Qur'an). Ia  menciptakan kebangsaan spiritual yang mempersatukan manusia dari segala ras dan bahasa."

Arthur Glyn Leonard, penulis "Islam, Her Moral And Spiritual Value A Rational And Pyschological Study", "Seorang laki-laki yang bukan saja besar, tapi salah sorang yang terbesar, yang paling besar, yang dihasilkan kemanusiaan. Pembangunan material dan spiritual yang membangun suatu bangsa yang besar, suatu imperium besar dan bahkan lebih dari segalanya ini, suatu agama yang lebih besar lagi."

Boyd Carpenter, penulis "The Permanent Element in Religion", "Muhammad, oleh banyak orang dilihat dari balik kabut hitam dan dengan penuh ketololan yang ditutupkan pada dirinya. Bagi dia hanya ada ketakutan dan kengerian serta perkataan-perkataan keji yang dapat diberikan. Tetapi kini kabut ketidakadilan ini sudah mulai menghilang, yang memungkinkan kita melihat pembangunan islam ini dengan cahaya yang adil."

George Benhard Shaw, "Seperti Napoleon, sayapun lebih suka akan ajaran Muhammad. Saya yakin bahwa seluruh imperium Inggris akan menganut ajarannya sebelum abad ini berakhir. Pribadi Muhammad sangat agung. Saya kagumi dia dan saya menganut ajarannya dalam pandangan hidupnya."

Keempat. Para sahabat adalah teladan kedua setelah Nabi Muhammad saw., 

وَالسّٰبِقُوۡنَ الۡاَوَّلُوۡنَ مِنَ الۡمُهٰجِرِيۡنَ وَالۡاَنۡصَارِ وَالَّذِيۡنَ اتَّبَعُوۡهُمۡ بِاِحۡسَانٍ ۙ رَّضِىَ اللّٰهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُوۡا عَنۡهُ وَاَعَدَّ لَهُمۡ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ تَحۡتَهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَاۤ اَبَدًا‌ ؕ ذٰ لِكَ الۡـفَوۡزُ الۡعَظِيۡمُ

"Orang-orang terdahulu lagi  pertama-tama masuk islam di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar." (QS. at-Taubah: 100)

"Bintang-bintang adalah kepercayaan bagi langit. Jika bintang telah pergi maka datangilah langit yang telah dijanjikan. Sedangkan aku adalah kepercayaan para sahabatku. Maka jika aku telah wafat, datangilah para sahabatku terhadap apa-apa yang mereka janjikan." (HR Muslim)

"Janganlah kalian mencela para sahabatku, janganlah mencela sahabatku. Maka demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, meskipun salah seorang di antara kalian menginfakkan emas sebesar Uhud tidak akan menyamai satu mud pun salah seorang dari mereka, juga tidak separuhnya." (HR Muslim)

Kebenaran Itu Harus Kita  Perjuangkan

Kebenaran Allah berpengaruh besar dalam sejarah peradaban  dunia. Selama 13 abad, Islam pernah berjaya, menjadi rahmat bagi semesta alam. Maka, apakah layak kebenaran Allah dalam Islam dan al Qur'an dinodai oleh ajaran sesat sekulerisme, yang memisahkan manusia (utamanya muslim) dari Islam? Apakah layak seorang manusia agung seperti Nabi Muhammad saw. yang dimuliakan Allah disamakan dengan manusia biasa? Apakah layak aturan Allah dalam al-Qur'anul kariim disamakan dengan undang-undang buatan manusia? Apakah layak Islam disamakan dengan ideologi kapitalis sekuler dan komunis atheis? Sekali-kali tidak! 

Kebenaran absolut milik Allah. Kebenaran itu bernama Islam. Hanya Islam yang layak diperjuangkan oleh seorang muslim. Hanya Islam yang layak diterapkan secara kafah oleh seorang khalifah dalam institusi khilafah. "Sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku dan akan ada para khalifah." (HR. Bukhari) Wallahu a'lam bishawwab.[]

Oleh: Dian Puspita Sari, Aktivis Muslimah, Ibu Rumah Tangga

Posting Komentar

0 Komentar