Ajengan Yuana Ryan Tresna: Momen Berharga 212 adalah Kembalinya Bendera Tauhid Kepangkuan Umat



TintaSiyasi.com-- Dua Desember adalah tanggal yang identik dengan momen akbar Reuni 212, tak ayal umat Islam membicarakannya di berbagai kanal media. Mudir Ma'had Khadimus Sunnah Bandung Ajengan Yuana Ryan Tresna mengatakan bahwa momen yang paling berharga dari 212 adalah kembalinya bndera tauhid kepangkuan umat. 

"Selain spirit persatuan, menurut saya hal paling berharga dari momen 212 adalah kembalinya rayah dan liwa ke pangkuan umat," tuturnya kepada TintaSiyasi.com, Rabu (2/12/2020).

Ia menegaskan bahwa bendera tauhid (rayah dan liwa) itu bukanlah bendera atau simbol kelompok tertentu, melainkan bendera atau simbol pemersatu umat Islam.

"Perdebatan soal status hadis rayah dan liwa yang beberapa tahun lalu sangat panas, secara perlahan sudah terkubur," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia mensyukuri bahwa bendera tauhid sekarang sudah dipandang oleh umat Islam sebagai bagian dari syiar agama, lambang keagungan Islam, simbol perjuangan dan pemersatu umat Islam.

"Bendera tauhid sudah dipandang sebagai syiar, keagungan, simbol perjuangan, dan persatuan. Alhamdulillah," pungkasnya.[] Rasman dan Liza Burhan

Posting Komentar

0 Komentar