Ustazah Nida Saadah Bongkar Fakta Kegagalan Program Gender




TintaSiyasi.com-- Menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa dampak pandemi berat bagi pekerja perempuan, Pakar Ekonomi Islam Ustazah Nida Saadah, SE.Ak, MEI membongkar fakta kegagalan program gender mewujudkan janji mensejahterakan perempuan.

"Beban berat (dampak pandemi) perempuan ini cerminan fakta yang kesekian kalinya bahwa program gender gagal mewujudkan janji kesejahteraan perempuan," ujarnya kepada Tintasiyasi.com, Jumat (20/11/2020).

Bahkan ia juga menilai, kondisi ini juga cermin peradaban seluler kapitalistik yang buruk. "Dan juga cerminan fakta Peradaban sekuler kapitalistik memberi ruang hidup yang buruk bagi perempuan," lanjutnya.

Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari hilangnya peran negara. "Negara lepas tangan menjaga kehormatan perempuan, kemuliaan dan jaminan kesejahteraannya," jelasnya.

Ia juga menyesalkan, peradaban sekuler kapitalistik pun telah menggerus peran laki-laki. "Laki-laki dalam Peradaban sekuler kapitalistik juga terbentuk jadi sosok yang memposisikan perempuan sebagai rival, hingga kehilangan penghormatan dan penghargaan terhadap sosok perempuan," sesalnya.

Dan ia juga menyadari peradaban rusak ini juga telah membuat perempuan salah arah. "Perempuan dalam peradaban sekuler juga terbentuk menjadi perempuan yang tidak paham hak-haknya, sehingga tuntutannya sering salah arah," pungkasnya.[] Dewi Srimurtiningsih

Posting Komentar

0 Komentar