Ulama Ini Sebut Bukti Nyata Cinta Nabi dengan Menerapkan Syariah Islam dan Khilafah



TintaSiyasi.com-- Ulama Kalimantan Selatan Guru Wahyudi Ibnu Yusuf menyebutkan bahwa bukti paling nyata kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW adalah mau menerapkan Syariah Islam kaffah dalam bingkai khilafah Islamiyah.

"Maka bukti paling nyata dari mencintai Nabi adalah berjuang menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam bingkai khilafah Islamiyyah, karena khilafah itu sendiri adalah sunnah Nabi SAW," ujarnya dalam orasi Aksi Bela Nabi, Jumat 6/11/2020) di depan Kantor DPRD Kalimantan Selatatan.

Dalam orasinya, ia menyampaikan bahwa, Abu Abdillah al Qurasyi berkata:

حقيقة المحبة أن تهب كلك لمن أحببت فلا يبقى لك منك شيئ

"Hakikat cinta adalah engkau berikan semua yang ada padamu bagi orang yang engkau cinta, tidak tersisa sedikit pun untukmu." (Risalah Qusyairiyah hal.479)

"Inilah hakikat cinta pada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Ia adalah cinta mutlak yang tak layak dibagi. Cinta selain keduanya adalah cinta karena keduanya. Cinta orang tua, anak, istri, usaha, tempat tinggal, dan lain-lain harus karena Allah dan Rasulullah. Hukumnya wajib, berdosa jika dilalaikan apalagi diabaikan," bebernya.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa bukti cinta kepada Nabi adalah melakukan pemboikotan produk Perancis karena pemimpinnya telah menghina Rasulullah Muhammad SAW. 

"Juga memboikot produk pemikiran dari Prancis seperti sekularisme dan demokrasi, karena pemikiran kufur ini menjadi justifikasi atau pembenaran terjadinya pelecehan, penghinaan dan penistaan Nabi kita, tidak hanya sekali, namun berkali-kali dan berulang kali terjadi," tegasnya. 

"Sungguh, umat ini telah bersatu dalam memboikot produk Prancis, hingga Prancis menghiba-hiba pada dunia Islam agar mencabut boikotnya. Semoga setelah ini umat bersatu padu memboikot sekularisme dan demokrasi dan menggantikanya dengan khilafah, sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW," pungkasnya.[] Rasman

Posting Komentar

0 Komentar