Terkait Cuitan Gus Nadir, Ajengan Yuana: Keterlaluan! Logika Model Begini Parah Sekali



TintaSiyasi.com-- Menanggapi cuitan Nadirsyah Hosen di Twitter yang mengatakan tidak ada karikatur Nabi Muhammad SAW, Mudir Khadimus Sunnah Bandung Ajengan Yuana Ryan Tresna angkat bicara.

"Logika model begini parah sekali. Fatal. Kalau ada orang lain yang tidak tahu wajah bapakmu, lalu membuat karikatur keledai kemudian dinamai bapakmu, apakah kamu tidak marah juga. Keterlaluan kamu," ungkapnya melalui akun Twitter @yuanaryantresna, Ahad (01/11/2020).

Ia mengomentari disertai mengutip cuitan Nadirsyah yang kerap disapa Gus Nadir. "Tidak ada itu karikatur Nabi. Memangnya tahu wajah Nabi seperti apa? Terus orang lain bikin karikatur dan diklaim itu karikatur Nabi, kalian percaya? Lantas marah-marah? Penghinaan? Sekali lagi, emangnya yang bikin karikatur dan kalian pada tahu wajah Nabi seperti apa? Mbok ya mikir," cuit Nadirsyah di akun Twitter @na_dirs, Kamis (29/10/2020).

Selanjutnya, Akhy Tanjung @sutaniskandari3 ikut menanggapinya, logikanya si Nadirsyah cuma sebatas itu. "Cemooh dan hinaan terhadap Rasulullah tidak dirasakan dan dipikirkan," katanya dalam cuitan. 

Ibnu Sahidin @ibshdn_ juga mengomentari cuitan Ajengan. "Seketika kecanggihan teori hermeneutika, semiotika untuk menggugat maksud kartunis hilang, Ustaz. Pendekatannya tidak ndakik-ndakik, melainkan pendekatan receh," cuit Ibnu.

"Benar Ajengan, bukannya membela Nabi, malah ngeles pakai logika bodoh seperti itu. Dia sebenarnya agamanya apa sih? Pernyataannya menyakitkan," cuit akun @ik4mawar membenarkan pernyataan Ajengan.  

Netizen juga menyayangkan pernyataan seperti itu keluar dari Gus Nadir yang dianggapnya seorang profesor. "Bukan profesor, dia doktor, dosen biasa," pungkas Ajengan saat menjawab cuitan netizen.[] Ika Mawarningtyas

Posting Komentar

0 Komentar