TINTASIYASI.COM ...Tinta Emas Pengukir Peradaban Gemilang...

Prof. Suteki Tegaskan Hukum Perspektif Islam Mampu Wujudkan Tujuan Nasional Negara



TintaSiyasi.com-- Pakar Hukum UNDIP (Universitas Negeri Diponegoro) Prof. Dr. Suteki, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa model negara hukum dalam perspektif Islam mampu mewujudkan tujuan nasional negara.

"Konsep rule of law (ROL) barat tidak akan pernah mencukupi kebutuhan umat untuk mencapai tujuan nasional-nya maka ditawarkan model negara hukum dalam perspektif Islam sebagai sumber referensi pembentukan negara hukum baru yang mampu menjamin terwujudnya tujuan nasional," ujarnya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Kekuasaan dan Perubahan di YouTube Rayah TV, Ahad (22/11/2020).

Akhirnya, ia  mengamini apa yang dikatakan oleh Prof. Oemar Seno Adji yang menyatakan: there is no law without morality and there is no morality without religion.

"Jalan keluarnya memang harus ada revolusi akhlak sehingga penyelenggara negara tahu, paham dan menjalankan tugas negara yang tidak lain adalah akhlak negara. Tidak cukup dengan reformasi tanpa bukti, dan revolusi mental yang ternyata mental karena tanpa bantal," bebernya.

Menurutnya, negara memang harus hadir mengatasi segala masalah negeri. Selain itu, ia mengatakan negara harus berperan sebagai negara pengurus yang punya delapan akhlak. Ia menjelaskan, negara hukum dalam perspektif Islam ini menjamin terwujudnya delapan tujuan bernegara hukum, yakni:

"Pertama, menjaga agama (hifdzud diin), kedua, menjaga jiwa (hifdzun nafs), ketiga, menjaga akal (hifdzul aqli), keempat, mejaga keturunan (hifdzul nasl), kelima, menjaga harta (hifdzul maal), keenam, menjaga kehormatan (hifdzul karamah), ketujuh, menjaga keamanan (hifdzul amn), kedelapan, menjaga negara (hifdzul daulah)," pungkasnya.[] Liza Burhan dan Ika Mawarningtyas


Posting Komentar

0 Komentar