Ustazah Iffah Ainur Rochmah Nilai Ekonomi Kapitalistik Sengsarakan Ratusan Juta Rakyat, termasuk Perempuan




TintaSiyasi.com-- Menanggapi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengatakan telah terjadi penurunan pekerja perempuan di tengah pandemi, Aktivis Muslimah Ustazah Iffah Ainur Rochmah (IAR) menilai ini akibat model ekonomi kapitalistik yang menyengsarakan ratusan juta rakyat, termasuk perempuan.

"Inilah model ekonomi kapitalistik yang hasilnya menyengsarakan ratusan juta rakyat, termasuk perempuan," ungkapnya kepada Tintasiyasi.com, Kamis (19/11/2020).

Meskipun ia mengamini, kebenaran terjadi penurunan pekerja perempuan selama pandemi, dan ia meyakini ini jelas berdampak pada kondisi ekonomi keluarga. Tapi, ia kembali menegaskan bahwa problem ekonomi keluarga bukan terjadi sejak pandemi, tapi sejak jauh sebelum pandemi.

"Pandemi memperburuk keadaan karena sumber pemenuhan hajat hidup dan ekonomi lebih banyak bertumpu pada hasil kerja masing-masing rakyat," tegasnya.

Ia meyakini, biang persoalan ini karena negara tidak hadir dalam memenuhi kebutuhan rakyat secara merata. "Negara absen menjamin pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga. Bantuan pangan yang diberikan negara saat pandemi tidak menjangkau semua rakyat," pungkasnya.[] Dewi Srimurtiningsih

Posting Komentar

0 Komentar