Forum Intelektual Muslimah Indonesia Serukan Masyarakat Tolak UU Cipta Kerja



TintaSiyasi.com-- Pengesahan Undang-undang Cipta Kerja oleh pemerintah dan DPR mendapat penolakan dari berbagai kalangan masyarakat. Forum Intelektual Muslimah Indonesia menyeru berbagai kalangan menolak UU tersebut, karena dinilai berbahaya dan harus diwaspadai.

"Menyeru agar hendaknya rakyat dan bangsa Indonesia mewaspadai UU Cipta Kerja Omnibus Law dan menolaknya," tulisnya dalam Pernyataan Sikap Forum Intelektual Muslimah Indonesia, Rabu (4/11/2020).

Menyeru agar seluruh intelektual muslimah selaku tokoh panutan di masyarakat memberikan penyadaran secara massif di tengah masyarakat mengenai bahaya UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Menyeru agar seluruh intelektual muslimah ikut mendukung dan terlibat aktif dalam memperjuangkan penerapan syariah kaffah untuk Kemuliaan perempuan dan solusi untuk berbagai permasalahan sistemik yang terjadi.

Menyeru kepada seluruh intelektual dari berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian maupun institusi lainnya untuk bergerak bersama melakukan penolakan atas UU Cipta Kerja Omnibus Law sebagai bentuk tanggung jawab intelektual dan moral kepada bangsa Indonesia.

Menyeru kepada pemerintah, hendaknya menghentikan pemberlakuan UU Cipta Kerja Omnibus Law karena berpotensi menimbulkan ancaman yang serius bagi perekonomian bangsa.

Menyeru kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, bahwa disahkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law yang lebih berpihak kepada segelintir orang meski mendapatkan penolakan massif dari berbagai kalangan rakyat, menunjukkan bahwa sistem politik demokrasi yang melahirkannya merupakan sistem politik yang cacat dan rusak. 

Menurutnya, sistem tersebut tidak hanya melahirkan produk hukum yang penuh kelemahan, namun juga kekuasaan yang bersifat oligarkis. "Oleh karenanya, sudah seharusnya ditinggalkan dan beralih kepada sistem politik (Islam) yang shahih dan terbukti secara empiris merealisir kebaikan untuk semua masyarakat," pungkasnya.[] Rasman 


Posting Komentar

0 Komentar