Boikot Pemikirannya, Bukan hanya Produknya



Di saat umat Islam sedang merayakan dan memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW (Maulid Nabi Muhammad SAW), umat masih diselimuti rasa sakit hatinya oleh para penghina-penghina Islam dan pelecehan Rasulullah SAW Nabi kita tercinta.

Salah satunya yang telah ramai di jagad sosial media muncul pernyataan yang diucapkan mulut kotornya Si Macron presiden Prancis yang mengatakan bahwa karikatur Nabi Muhammad SAW adalah sebuah kebebasan berekspresi, hal ini sangat menyakitkan hati umat Islam di dunia.

Dari pernyataan Macron ini membuat marah umat Muslim di dunia sehingga banyak umat Muslim yang melakukan Aksi Bela Nabi dan menyerukan untuk mendukung pemboikotan produk-produk yang berasal dari Prancis, dukungan boikot ini menyebar dibanyak negara, termasuk Indonesia.

Seharusnya yang diboikot oleh umat muslim di dunia adalah pemikirannya yaitu demokrasi dan Sekulerisme bukan hanya memboikot produk-produk Prancis saja,karena pemikiran sekularisme yang lebih berbahaya, pemikiran inilah yang melahirkan Islamophobia dan melahirkan para penghina Rasulullah SAW.

Maka hanya sistem Islamlah yaitu Khilafah yang mampu meminimalisir adanya Islamophobia dan para penghina Rasulullah SAW, jika syariat Islam diterapkan maka para musuh-musuh Islam akan takut untuk melakukan penghinaan kepada Rasulullah SAW.

Khilafah akan menjaga kehormatan Rasulullah SAW dan Islam, Khilafah akan menghukum mati penghina Rasulullah SAW, maka hanya Khilafahlah yang mampu menghentikan Islamophobia. Wallahu Allam. []

Oleh: Nazwar Syarif


Posting Komentar

0 Komentar