Analis Ini Tegaskan Joe Biden Tak Akan Mampu Akhiri Politik Identitas



TintaSiyasi.com-- Menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengatakan bahwa kemenangan Joe Biden akan mengakhiri politik identitas di Amerika Serikat, Analis Politik dan Media Hanif Kristianto angkat bicara.

"Nah, apakah Joe Biden ini akan mengakhiri politik identitas? Ini sama saja dengan berharap pada sesuatu yang tidak akan pernah terwujud," ujarnya kepada TintaSiyasi.com, Selasa (10/11/2020).

Ia menuturkan, siapa pun presiden di Amerika Serikat tidak akan bisa mengakhiri politik identitas. "Meskipun Presiden Barack Obama itu juga dari kalangan kulit hitam, bukan dari kalangan kulit putih itu pernah menjadi presiden, nyatanya juga politik identitas juga sangat kentara sekali ya," tuturnya.

Ia memberikan alasan, beberapa waktu lalu ada protes kelompok kulit hitam meninggal usai ditangkap polisi.

"Sesungguhnya identitas politik yang ada di Amerika serikat adalah demokrasi liberal. Itu yang menjadi ciri khas dari negara Amerika, karenanya untuk mengakhiri politik identitas tidak akan pernah bisa, apalagi berharap pada Joe Biden," bebernya.

Ia menyampaikan, pemilu di Amerika Serikat adalah pertarungan antara dua kubu, Partai Republik dan Partai Demokrat.  "AHY merupakan bagian dari Partai Demokrat di Indonesia memang berkiblat pada partai Demokrat yang ada di Amerika," imbuhnya.

Menurutnya, pernyataan AHY bahwa Biden akan mengakhiri politik identitas di dalam sistem demokrasi tidak akan pernah bisa. "Sebab di Amerika Serikat sendiri, pertentangan kulit putih dan kulit hitam masih menjadi polemik rasial, bahwa orang-orang kulit putih ini lebih tinggi derajatnya dari pada orang yang berkulit hitam," pungkasnya.[] Ika Mawarningtyas

Posting Komentar

0 Komentar